Delapan Kementrian Sepakat Dorong UMKM Bersaing di Pasar Modern

0
268

Jakarta, namalonews.com- Terkait dengan penjaminan kualitas produk, pemasaran, dan juga kemudahan dalam proses perizinan, delapan kementrian – Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, dan UKM, BPOM, dan Badan Ekonomi kreatif (Bekraf), sepakat membuat satu program terpadu untuk mendorong UMKM bersaing di pasar modern.

Mendes Eko Putro Sandjojo, menyebutkan langkah ini kedepannya diharapkan dapat membantu UMKM masuk ke pasar yang lebih luas. Program terpadu yang segera diwujudkan ini sangat menguntungkan desa, karena sebagian produk UMKM dihasilkan dari desa-desa.

 “Masyarakat desa perlu dibantu agar produk yang dibuatnya benar-benar aman dan juga proses pengurusannya (izin) harus cepat. Di desa-desa banyak sekali UMKM yang menghasilkan produk makanan, jamu dan sebagainya. Mereka harus dibantu agar produknya bisa dipasarkan ke outlet yanglebih banyak,” ungkap Mendes Eko.

Kesepatan delapan kementerian itu juga dapat menjaga reputasi produk, karena adanya penjaminan mutu dan kualitas produk dari BPOM.  Contohnya adalah proses pembuatan yogurt oleh Kementerian Perindustrian di Trenggalek yang membutuhkan pendampingan BPOM untuk menjamin kualitas produk UMKM.

Eko menilai dengan adanya kesepakatan ini, BPOM dapat memastikan bahwa proses produksinya benar dan juga ada izinnya, sehingga yogurt tersebut juga bisa dipasarkan di pasar-pasar modern.

Menurut Eko, pihaknya akan melibatkan pendamping desa dan forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) dalam proses sosialisasi program tersebut. “Kami kini sudah memiliki 39.000 pendamping desa yang siap untuk sosialisasi nanti,” begitu katanya.

Creator: Agus Yanto, Editor: Annisa Kh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here