Kapal Pesiar Mewah Senilai Rp 3,5 Triliun Disita Polisi

0
372

Jakarta, namalonews.com- Pihak kepolisian Indonesia menyita kapal pesiar mewah (yacht) seharga 3,5 triliun di perairan Benoa, Bali, Kamis (28/02/2018). Penyitaan ini dilakukan setelah adanya laporan dari FBI ke Bareskrim. Polri dan FBI melakukan penggeledahan pada pukul 13.30 Wita, dan selesai pada pukul 20.00 Wita. Penggeledahan yang dilakukan di atas perairan Tanjung Benoa itu mengamankan sebanyak empat tas koper berisi dokumen perjalanan.

Kapal buatan perusahaan Belanda ini berdasarkan Pengadilan AS, dimiliki oleh seorang miliuner asal Malaysia Jho Low. Low sendiri saat ini  terjerat kasus korupsi transfer dana USD 1 miliar dari pihak berwenang Malaysia ke rekening pribadi. di Kepulauan Cayman.

Yacht itu disebut-sebut terkait investigasi skandal korupsi lembaga investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Penangkapan kapal ini atas permintaan bantuan FBI atas skandal 1MDB Malaysia.
1MDB Malaysia tengah diselidiki terkait dugaan tindak pidana pencucian uang sedikitnya 6 negara termasuk Amerika Serikat, Swiss, dan Singapura. FBI pun mengirimkan surat ke Bareskrim.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya mengatakan kapal yacht yang diamankan di Pelabuhan Benoa, Bali, diketahui masuk sejak November 2017 lalu. Kapal ini telah mengunjungi  beberapa tempat  wisata di Indonesia, ke Sorong, Raja Ampat, di NTT, NTB, Bali, dan Maluku.

Dalam penyitaan itu, diamankan 34 awak kapal dan sejumlah dokumen perjalanan . Penyidik, juga tengah mencari kemungkinan adanya awak kapal yang melarikan diri saat penggeledahan.
Yacht ini memiliki panjang  91 meter dan berkapasitas 26 penumpang serta 28 kru.
Interiornya merupakan kombinasi antara marmer, kayu, bambu, dan emas dengan desain ala Asia. Di dalamnya terdapat fasilitas  kolam renang sepanjang 20 meter, spa dan sauna, hot tub, hingga jacuzzi. Selain itu yacht ini juga dilengkapi gym, lift, bioskop, hingga helipad.

Editor: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here