Menkes RI: Pastikan Vaksin Difteri Aman

0
327

Jakarta, namalonews.com- Banyak yang belum tahu mengapa harus melakukan vaksinasi Difteri. Dan mengapa difteri sangat mudah menular serta mewabah? Tak lain disebabkan karena sifat bakteri Corynebacterium diphtheriae yang sangat mudah berpindah dari satu penderita ke orang lain di sekitarnya. Karena status imunitas (kekebalan) masyarakat Indonesia terhadap penyakit ini yang belum merata.

Immunity gap atau lebih dikenal kesenjangan imunitas menjadi penyebab munculnya penyakit dyfteri di suata tempat. Orang awam yang belum melakukan imunisasi lebih cepat tertular difteri. Selanjutnya orang yang berada di sekitarnya pun juga terserang, meski sudah diimunisasi.

“Imunisasi tetap jalan terus untuk memastikan kondisi badan kita selalu imun,” kata Menteri Kesehatan, Nila Moeloek pada media beberapa waktu lalu. Menkes bisa memastikan bahwa vaksin imunisasi difteri cukup ketersediaannya.

“Imunisasi Difteri di tahun 2018 ini tetap berlanjut. Stok vaksin masih melimpah,’’ tambahnya. Nila (begitu akrab disapa-red) menjelaskan, sampai saat ini, jumlah pasokan vaksin difteri lebih dari cukup. “Tidak ada alasan kita kekurangan vaksin,” ungkapnya.
Namun demikian, disinggung masalah bahaya yang ditimbulkan, mantan dokter penyakit mata yang bernama lengkap Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K), menyayangkan banyaknya penyebaran informasi rumor atau hoax dari vaksin tersebut.

Menkes menegaskan, bahwa vaksin yang diproduksi oleh Bio farma aman untuk dipergunakan. Bahkan sebanyak 136 negara di dunia yang mayoritas negara muslim menggunakannya.

Racun yang berada di dalam bakteri penyakit difteri bisa menyerang jantung. Seyogianya, menuntaskan imunisasi difteri dengan baik. Hingga kini masih saja beredar kabar yang tidak bertangung jawab bahwasanya vaksinasi difteri tidak perlu karena berbahaya.

“Kita harus bisa bersikap dan memilah mana informasi yang benar, mana informasi yang salah. Saat ini, perkembangan hoax semakin kencang. Kita bisa memperoleh informasi dari mana saja,” Yanuar Nugroho, Deputi II Kantor Staf Presiden Republik Indonesia dalam keterangannya.

Editor: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here