Polri Membantah Telah Mengambil Uang 1 Miliar dari Kapal Mewah Equanimity

0
189

Jakarta, namalonews.com- Penyitaan dan penggeledahan kapal mewah Equanimity di peraiaran Bali, yang dilakukan oleh pihak kepolisian Indonesia mulai menuai fitnah. Salah satu media online yang berbasis di Malaysia telah menulis berita miring yang mengatakan bahwa penyidik bareskrim mengambil uang sebesar 1 miliar ringgit saat menggeledah kapal tersebut.

Kepala Bareskrim Polri Komjen (Pol)  Ari Dono Sukmanto membantah pemberitaan media online tersebut yang dianggap menyudutkan Polri. Kartanya, hal itu sama sekali  tidak benar dengan kenyataannya.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah mengamankan sekaligus menggeledah  super yacht. Kapal mewah milik pengusaha Malaysia itu merupakan barang bukti hasil kejahatan pencucian uang yang terjadi di Amerika Serikat.

Sumber foto: inilah.com

Kapal itu merupakan buruan  dinas investigasi federal AS, FBI. Mereka mengajukan joint operation dengan Polri terkait kapal seharga 3,5 triliun tersebut karena berada di perairan Indonesia. Pada saat proses penggeledahan kapal itu telah terdokumentasikan seluruhnya dan mendapat pendampingan dari anak buah kapal serta penasehat hukum perusahaan pemilik kapal.

Selama penggeledahan yang berlangsung berlangsung selama 7 jam, para penyidik sama sekali tidak menemukan barang apa pun selain dokumen-dokumen dan fisik kapal. Tidak ada uang seperti yang diberitakan media asal Malaysia tersebut.

Polisi akhirnya menetapkan nahkoda kapal Equanimity, Mr Rolf, sebagai tersangka karena selama dalam pelayarannya telah beberapa kali mematikan Automated Identification System (AIS), sehingga  tidak bisa dideteksi di sekitar perairan Filipina dan perairan sebelah Tenggara Singapura.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here