Presiden Jokowi Ingin Mencetak Konglomerat Baru di Indonesia

0
236

Jakarta, namalonews.com- Presiden Jokowi ingin usaha kecil menengah (UKM) terus berupaya menghasilkan konglomerat baru di Indonesia.  Hal ini diungkapkan Presiden saat menghadiri rapat pimpinan nasional  himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) di Tangerang pada Rabu (7/03/2018).

Presiden Jokowi berharap UKM melahirkan konglomerat baru tidak hanya di Jakarta, tapi juga di daerah. “Saya setuju UKM menghadirkan konglomerat baru di Indonesia. Tentu saja, bukan hanya di Jakarta tapi juga di daerah,” katanya.

Oleh karena itu, Presiden meminta HIPMI merancang berbagai kemungkinan strategi efektif untuk meningkatkan UKM. Presiden berharap UKM bisa berkembang dan naik kelas menjadi konglomerat.

Lebih lanjut, Presiden juga menyebut bahwa pemerintah selalu mendukung dan membantu UKM melalui koordinasi dengan Bank.Tahun ini, Bank Indonesia wajib menyalurkan kredit UMKM minimal 20 persen. Namun, presiden ingin angka tersebut ditingkatkan lagi.

Sepanjang 2017, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) tercatat memfasilitasi 109 UKM untuk mengikuti pameran luar negeri. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi kepada UMKM diperoleh data bahwa peningkatan nilai ekspor UMKM dari Rp 20,27 miliar dan menjadi 24,47 miliar atau meningkat 20,72 persen.

“Pertumbuhan ekspor UMKM meningkat 20,72 persen, melalui program peningkatan daya saing,” kata Deputi Bidang Produksi dan pemasaran kemenkop dan UKM 1, Wayan Dipta.
Selain itu, kegiatan fasilitasi pameran UMKM ke luar negeri tercatat RP 61,78 Miliar via order buyers on site pameran atau pendapatan untuk negara mencapai 12 kali lipat dari anggaran promosi pameran luar negeri.

Sedangkan, pameran luar negeri terjadi peningkatan omset 4,74 persen dan tenaga kerja 18,27 persen.

Pada 2018, kemenkop UKM akan memfasilitasi UMKM menghadiri 2 event pameran luar negeri yaitu Malaysia Internasional Halal Showcase (Mihas) dan Chibimart Summer di Italia atau festival Indonesia Fair (Mosco).

Pemerintah menargetkan 30 UMKM akan menjadi peserta untuk ke-2 event pameran tersebut. Kemenkop inginkan fasilitasi pameran luar negeri mampu memperluas akses pasar produk KUMKM.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here