Wagub DKI: RPTRA Kebanggaan DKI

0
174

Jakarta, namalonews.com- Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta kini menjadi target progres pembangunan. Ruang publik berupa ruang terbuka hijau atau taman yang dilengkapi dengan berbagai permainan menarik, pengawasan CCTV, dan ruangan-ruangan yang melayani kepentingan komunitas yang ada di sekitar RPTRA terbentuk berdasar Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 40 tahun 2016 Tentang Perubahan atas Pergub N0.196 tahun 2015.

Disinggung masalah penganggarannya Wakil Gubernur DKI Jakarta, “Saya nggak suka CSR yang berkedok CSR padahal itu adalah ngiklan. Kalau RPTRA itu CSR tapi gambarnya satu produk sendiri, itu bukan CSR, itunya mengiklan gitu aja,” kata Sandiaga Uno di Balai Kota pada media beberapa waktu lalu. Kalau pihak swasta ingin bekerja sama,  Pemprov DKI akan mempermudah persyaratannya.

Di tahun ini sebanyak  123 RPTRA dibangun menggunakan APBD. Dan yang menggunakan CSR (corpored social responsibility ) ada 63. Sandiaga Uno tetap terus  melaksanakan pembangunan RPTRA pada tahun 2019 tak ingin menggunakan CSR. Meski demikian Sandi, (panggilan akrabnya – red) tetap akan melanjutkan pembangunannya meski di tahun depan tidak dianggarkan.

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta  bahwa ruang terbuka ramah anak ini memang sangat dibutuhkan oleh warga. Yang artinya tetap dilanjutkan pembangunannya. Programnya terus disusun dan nanti  bisa dilihat pengembangannya.

Namun demikian ke depannya project kebanggaan pemerintah Provinsi Jakarta ini ada dalam RPJM (Rencana Pembangunan  Jangka Menengah ) tahun 2019. Lebih detailnya Bappeda yang meneknisnya sebagai pelaksana prioritas yang bisa dinikmati warga Jakarta.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Perumahan DKI, Agustino Dharmawan bahwa pembangunan RPTRA terakhir pada tahun ini.  Rencananya di tahun ini Pemprov DKI akan membangun 47 RPTRA, yang sebelumnya yakni tahun 2017 berhasil merampungkan 290 RPTRA.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here