Gas Bumi Jadi Pilihan Imbas Harga Batubara Melejit

0
295

Jakarta, namalonews.com- Bukan hanya harga beras atau bahkan harga sembako yang kian melejit. Beberapa bulan terakhir  harga batubara terus meningkat. Sejalan dengan besarnya permintaan dari negara-negara Asia.

“Seperti kita tahu, harga batu bara di pasar terus meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Tentunya gas bumi sebagai pilihan bahan bakar pembangkit listrik akan menjadi solusi yang menarik. Karenanya, kami terus mendorong PLN dan anak usahanya untuk beralih menggunakan bahan bakar gas bumi yang lebih murah dan lebih bersih untuk lingkungan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama pada media kemarin.

Namun demikian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah selesai menetapkan kenaikan HBA(Harga Batubara Acuan) untuk bulan Maret 2018 .

Melalui Keputusan Menteri ESDM No. 1320 K/32/MEM/2018 yang ditetapkan awal Maret 2018, besaran HBA untuk Maret 2018 ditetapkan sebesar 101,86 dollar Amerika per ton atau mengalami kenaikan 1,16 persen, dibandingkan HBA Februari yang dipatok 100,69 dollar Amerika per ton.

Dengan terus menaiknya harga batubara ini akan membuka peluang bagi perusahaan pembangkit listrik untuk berpindah konsumsi ke bahan bakar gas bumi.  PGN terus menjalin kerjasamanya dengan PLN (Perusahaan Listrik Negara) dalam pemenuhan pasokan gas.

Seperti sebelumnya, pada bulan Juni 2017, PGN telah menyelesaikan upgrading infrastruktur penyaluran gas di IP UPJP Priok dalam hal penaikan tekanan gas sesuai dengan kebutuhan Gas Turbin dan kapasitas infrastruktur gas, sehingga dapat memberikan kontribusi dalam hal efisiensi penyediaan harga pokok produksi pembangkitan IP UPJP Priok.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here