Kemendagri Minta Masyarakat Dorong Percepat Layanan E-KTP

0
157

Jakarta, namalonews.com- Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyebutkan Timnya telah dibentuk di tiap kabupaten.

“Tiap Kabupaten, kami bentuk beberapa tim untuk perekaman E-KTP,” kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI Zudan Arif Fakrulloh pada Rabu (14/03/2018).

Pernyataan Zudan itu untuk menanggapai hasil temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait banyaknya pemilih yang belum memiliki E-KTP. Sebelumnya, Bawaslu RI menyebut bahwa satu juta lebih pemilih belum memiliki E-KTP jelang Pilkada Serentak 2018 dan surat keterangan (Suket) tersebar di 17 Provinsi seluruh Indonesia.

Menanggapi hasil temuan itu, Kemendagri menegaskan akan memaksimalkan layanan perekaman E-KTP  bagi para pemilih tersebut. Apalagi, menurut Zudan, pemilih tersebut terdaftar dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Zudan menambahkan bahwa pemilih yang belum melakukan perekaman E-KTP adalah peserta pemula. Oleh karena itu, “kami akan fokus ke SMA-SMA. Hak pilihnya sudah kami akomodasikan dalam DP4. Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur adalah yang paling banyak pemilih pemulanya,” ujarnya.

Melanjutkan upaya perekaman E-KTP, kepala pusat penerangan Kemendagri Arief M Eddie berharap masyarakat proaktif dalam proses perekaman E-KTP tersebut.

Arief menilai dukungan masyarakat akan membantu mempercepat layanan data kependudukan, khususnya perekaman E-KTP. Lebih lanjut, Arief menjelaskan ketersediaan blako E-KTP cukup. Saat ini, yang mendesar untuk didorong adalah keterlibatan masyarakat untuk segera merekam datanya.

“Kami dari Ditjen Dukcapil sudah pro-aktif. Blanko yang tersedia mencukupi. Selain itu, proses perekaman data masyarakat masih berlangsung. Tetapi, kami meminta masyarakat harus lebih aktif lagi sekarang,” jelasnya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here