Pemerintah Minta Perum Bulog Segera Cairkan Beras Impor

0
317

Jakarta, namalonews.com- Harga beras di Pasar dinilai belum kembali ke normal. Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta agar harga beras kembali normal sebelum periode puasa dan lebaran 2018.

Sesuai permintaan Presiden Jokowi, Menteri koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mendesak perum bulog segera mencairkan beras impor ke pasar.

Darmin menilai penggelontoran beras bulog itu untuk menekan harga di pasaran. Sehingga, semua harga besar pasaran bisa kendalikan dan kembali normal.

Pemerintah, kata Darmin, akan melakukan intervensi pasar selama stok dalam negeri masih ada.

“Kalau tidak ada, ya kita pakai beras impor. Apa masalahnya? Memangnya itu mau kita simpan?,”ujar Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta pada Senin (19/03/2018).

Selain itu, Darmin mengaku telah berkoordinasi dengan kantor Staf Presiden (KSP) dan satgas pangan untuk segera menggelontorkan beras ke pasar.

Diingatkan pula bahwa pemerintah telah menerbitkan izin impor 500 ribu ton beras kepada Perum Bulog.

Beras impor tersebut, menurut Darmin, bisa digunakan untuk melakukan operasi pasar. “Tidak perlu kita bilang berapa yang dicairkan. Yang penting, kita beroperasi di pasar untuk mendorong harga turun,” ujarnya.

Darmin mengakui harga beras di pasaran belum kunjung kembali ke level normal. Dia menyebutkan pemerintah akan terus melakukan langkah intervensi terhadap harga komoditas pangan tersebut.

“Sekarang saja sebetulnya harga beras masih naik atau belum turun kan, sehingga kita ini harus bekerja keras agar harga turun sebelum puasa. Kita akan mengambil langkah-langkah dalam satu atau dua minggu ini agar harganya segera kembali normal,”katanya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here