Kurangi Berita Bohong, Masyarakat Bogor Mendeklarasikan Anti-Hoaks

0
148

Jakarta, namalonews.com- Untuk mengurangi penyebaran kabar bohong atau hoaks dan ujaran kebencian, Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Bogor dan tokoh Agama, Pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat mendeklarasikan anti-hoaks.

Bupati Bogor Nurhayanti menilai berita hoaks menjadi tantangan bersama; baik pemerintah maupun masyarakat. Tantangan ini, menurut Nurhayanti, mendesak semua pihak untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik.

“Keterbukaan informasi memampukan semua orang mengakses berbagai informasi yang benar. Sehingga, masyarakat juga akan semakin cerdas memilih informasi,” ujarnya di Bogor pada Senin (19/03/2018).

Dia mengingatkan kembali bahwa berita bohong atau hoaks bisa menyebabkan situasi kacau, kurang kondusif dan bahkan dapat memecah belah masyarakat.

Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk membangun komitmen bersama agar semua pihak terlibat aktif dalam menangani berita hoaks. Misalnya, semua pihak kerja sama membersihkan laman dunia maya dari konten negatif serta memperbanyak konten edukatif.

Selain itu, Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky meminta masyarakat lebih cerdas menggunakan gawai. Masyarakat didesak untuk tidak langsung menyebarkan kembali informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Dia pun memastikan bahwa berita bohong itu sengaja disiarkan dengan maksud tertentu dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Saya kira baik rekan-rekan media maupun masyarakat juga sama-sama akan dirugikan terkait adanya hoaks. Dalam pandangan agama, hoaks sama halnya dengan fitnah. Sehingga, antara yang satu dengan lainnya saling mencurigai,” katanya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here