Zaini, TKI asal Madura Dieksekusi Mati Di Arab Saudi

0
292

Jakarta, namalonews.com- Muhammad Zaini Misrin, WNI asal Madura dituduh dan dipaksa mengakui membunuh majikannya yang bernama Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindu. Zaini ditangkap oleh polisi Arab Saudi pada tanggal 13 Juli 2004. Dalam menjalani proses hukum, Zaini hanya didampingi penerjemah asal Arab Saudi. Pihak Arab Saudi memaksa Zaini mengakui perbuatan pembunuhan karena mendapat tekanan.

Palu pun terketok! Vonis hukuman mati diterimanya. Ini terjadi sejak 17 November 2008.  Zaini mengajukan upaya banding dan diketahui perwakilan RI pada tahun 2008. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengatakan pihaknya bersama perwakilan RI selalu berusaha mengadvokasi dan mediasi TKI yang berhadapan hukum untuk dapat bebas.

“Harapan maksimal kita adalah upaya terbaik yang dilakukan perwakilan dengan menghormati sistem hukum yang berlaku di negara tersebut adalah bebas. Artinya kita tetap berupaya maksimal,” ujar Kabag Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti pada media, Senin (19/3/2018).

Hal terkait juga disampaikan Migrant Care menyebut ada ratusan TKI yang terancam mati ada di Malaysia dan di Timur Tengah. Menurutnya, pihak RI menghormati hukum yang berlaku di negara-negara tersebut. Namun, BNP2TKI dan perwakilan RI di negara-negara tersebut tetap mengupayakan permohonan bebas.

Untuk yang berprofesi di luar negeri dan sedang menghadapi masalah, pihaknyamempercayakan kepada perwakilan NKRI untuk komunikasi, mediasi, advokasi, dengan langkah hukum sesuai dengan sistem hukum . Upaya konselat Jenderal RI maupun pihak KJRI terus dilakukan. Namun upaya banding dan investigasi tersebut tak membuahkan hasil.

Pada kunjungan Presiden Joko Widodo bulan September 2015 dan kunjungan Raja Salman ke Indonesia pada Maret 2017, telah diajukan permohonan pengampunan untuk Zaini. Bahkan pada November 2017 lalu, Jokowi kembali mengirim surat permohonan pembebasan atas kasus Muhamad Zaini Misrin dan kasus TKI lainnya yang juga terancam hukuman mati.

Alhasil, Minggu kemarin, TKI asal Bangkalan, Madura tetap mendapat eksekusi mati yang dilakukan oleh otoritas Arab Saudi.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here