Isi Saldo Go-Pay Lewat Bank Kena Bea Rp 1.000

0
294

Jakarta, namalonews.com- Dari laman resmi Go-Jek dimumkan bahwa perusahaan akan mengenakan biaya jasa tambahan untuk setiap transaksi isi saldo Go-Pay yang dilakukan melalui electronic channel bank yang bekerja sama. Biaya jasa yang dikenakan setiap transaksi tersebut adalah sebesar Rp 1.000.

Isi saldo yang dikenai biaya tambahan Rp 1.000 ini akan berlaku 30 April 2018 mendatang. Sementara untuk pengguna Go-Pay yang  melakukan transaksi isi saldo sebelum 30 April tidak dikenakan biaya jasa apapun.

Kebijakan ini diambil untuk mendukung sistem pembayaran di Indonesia, terutama dengan semakin tingginya minat pengguna jasa pembayaran digital melalui 7 bank.

Tujuh bank tersebut antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) dan Permata Bank.

Meskipun isi saldo yang dibayarkan pengguna ojek online lewat bank akan bayar Rp. 1.000, namun isi saldo lewat driver tidak akan dikenakan biaya.

GO-PAY merupakan salah satu uang elektronik yang sudah mendapatkan izin dari Bank Indonesia (BI) selaku regulator sistem pembayaran. Izin yang sudah dikantongi No. 16/98/DKSP tanggal 17 Juni 2014 dengan tanggal efektif 29 September 2014. GO-PAY berdiri di bawah naungan PT Dompet Anak Bangsa sebelumnya adalah PT MV Commerce Indonesia.

Bank yang telah bekerja sama dengan Gojek untuk layanan isi saldo ini  antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, CIMB Niaga dan Permata Bank.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here