Waketum PAN: Ancaman ke Amien Rais itu Lumrah

0
371

Jakarta, namalonews.com- Belum reda. Beda pendapat Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Amien Rais. Menko Kemaritiman mengancam akan membongkar ‘dosa’ polikus senior. Luhut kembali berang perihal program sertifikasi tanah yang dilakukan Jokowi disinyalir hanya kebohongan.

Menanggapi ancaman Luhut, pihak Amien Rais memilih santai. “Pak Amien senyum-senyum saja, tenang-tenang saja, habis salat beliau. Seperti biasanya saja, barusan saya ditelepon beliau,” kata Waketum PAN Taufik Kurniawan menanggapi ancaman Luhut kepada Amien, Selasa (20/3).

Terkait hal tersebut, pihak istana menyatakan apa yang disampaikan Menteri Kemaritiman tersebut merupakan pernyataan pribadi dan bukan perwakilan pemerintah atau Presiden Joko Widodo.

Dalam keterangan pada media,Rabu (21/03) Johan Budi, Juru Bicara Kepresidenan, “Pak Luhut menurut saya tidak mewakili sikap Presiden. Ini perlu digarisbawahi. Oleh karena itu, perlu dijelaskan ini bukan sikap Presiden. Lebih baik ditanya lebih detail lagi apa yang disampaikan Pak Luhut, apa maksud yang disampaikan itu.”

Sementara itu, Hanafi Rais, Waketum Partai Amanat Nasional yang sekaligus putra Amien Rais mengaitkan ancaman Luhut tersebut dengan  teror yang sering diterima kala pada pemerintahan Joko Widodo. “Diteror fisik di rumah di Yogyakarta itu awal-awal pemerintah Jokowi. Itu saya ingat betul. Sekarang diancam melalui verbal semacam itu,” ungkapnya pada media Rabu kemarin.

“Diancam dibunuh itu dulu waktu zaman Orde Baru. Jadi apapun bentuk intimidasi, ancaman dan teror, itu Insyaallah kita hadapi dengan tegak lurus karena kita yakin Allah bersama kita,” jelasnya.

Namun demikian, Hanafi memandang pihak yang seharusnya minta maaf ialah yang mengancam ayahnya.”Yang meminta maaf harusnya yang mengancam-ancam dan melakukan teror,” ujar Hanafi.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here