2.510 Desa Belum Mendapat Aliran Listrik

0
159

Jakarta, namalonews.com- Pemerintah mendesak PT Perusahan Listrik Negara (PLN) mempercepat proses aliran listrik desa.

Pemerintah, khususnya menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan meminta PLN segera melakukan elektrifikasi listir desa.

Jonan menyebut bahwa saat ini tercatat elektrikfikasi nasional telah mencapai 92 perse. Namun, 2.510 desa masih belum mendapat aliran listrik.

Menteri ESDM tetap optimistis bahwa 2019 elektrikfikasi nasional bisa mencapai 99 persen. Meski demikian, Jonan tetap mengakui bahwa akses menjangkau desa-desa yang belum mendapat aliran listrik masih menjadi tantangan tersendiri.

Tetapi, Jonan tetap mendesak PLN segera melakukan pasokan listrik paling tidak menggunakan tenaga surya.

“Pembangunan jaringan transmisi di Indonesia Timur sampai dengan 2027 disesuaikan dengan kebutuhan listrik masyarakat. Juga diharapkan, program listrik pedesaan bisa mencapai 99 persen rasio elektronifikasi. Diupayakan juga, 2.510 desa yang belum mendapat pasokan listrik bisa terjangkau pada akhir 2019,” katanya.

Jonan juga meminta kepada PLN agar menggunakan listrik yang bisa diakses masyarakat. Akses ini berarti bahwa masyarakat pedesaan bisa membeli listrik tersebut dengan harga terjangkau.

Ia menjelaskan agar bisa menciptakan listrik dengan harga murah, PLN harus bisa membangun pembangkit sendiri. Apabila ingin kerja sama dan mengedepankan energi terbarukan, maka harga pokok produksi juga harus bisa dijangkau masyarakat.

“Masyarakat harus mampu membeli listrik, kalau nggak, pelayaan tersebut menjadi percuma,” katanya.

Sementara itu, PLN menjelaskan bahwa untuk memenuhi elektrifikasi desa pada tahun ini, harus menyiapkan Rp 15,9 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun pembangkit listrik di desa.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here