Bank Syariah Berpotensi Jadi Lokomotif Ekonomi Indonesia

0
271

Jakarta, namalonews.com- Penerapan sistem ekonomi dan perbankan syariah berpotensi menjadi lokomotif untuk perekonomian Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh ketua Umum Ikatan Dai Indonesia Ahmad Satori Ismail di Jakarta pada Selasa (27/03/2018).

Menurutnya, perkembangan ekonomi syariah menuju ke arah positif. “ Apalagi saat ini untuk bisnis perbankan sudah sangat menjanjikan bahkan tidak kolaps jika bersyariah,” katanya.

Pernyataan Ahmad tersebut sebagai bentuk tanggapan terhadap hasrat Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang juga adalah wakil Ketua Pembina Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Moeldoko disebutkan berhasrat memajukan ekonomi syariah sebagai kekuatan ekonomi baru.

Sebelumnya, Moeldoko menjelaskan bahwa pemerintah serius menggarap potensi ekonomi syariah agar Indonesia tidak hanya sebagai konsumen maupun pangsa pasar industri bagi negara lain.

Berdasarkan data, Moeldoko menyebut penggunaan pembiayaan syariah tercatat 41,8 persen yang sebagian digunakan untuk konsumsi. Sedangkan, pembiayaan modal kerja mencapai 34,3 persen dan investasi diprediksi mencapai 23,2 persen.

Moledoko memaparkan aset perbankan syariah mencapai Rp 435 triliun di sektor Industri pada 2017 atau 5,8 persen dari total aset perbankan Indonesia.

Berdasarkan penjelasan Moeldoko tersebut, Ahmad mengklaim sejumlah pebisnis bank mulai menerapkan sistem ekonomi syariah. Menurutnya, ekonomi syariah selalu bergerak menuju arah positif sejak 1990-an.

“Apalagi jika MUI terus menggelorakan, maka bank syariah akan menjadi satu kekuatan ekonomi baru,” katanya.

Ahmad membocorkan 2 upaya Syariah memajukan ekonomi di antaranya bersaing dengan bank Konvensional dan meningkatkan pemahaman masyarakat.

Selain itu, Ahmad berharap pendidikan sumber daya manusia yang mengelola ekonomi syariah harus berbasis syariah. Namun, perguruan tinggi atau universitas negeri di Indonesia masih kurang mengajarkan ilmu ekonomi Islam sehingga bisa menggulirkan program pertukaran pelajar dengan malaysia yang telah banyak mengajarkan ekonomi syariah.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here