Arief Hidayat Masih Tetap Jadi Hakim MK Sampai Awal April

0
188

Jakarta, namalonews.com- Prof Arief Hidayat kembali menjadi hakim konstitusi setelah mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara Jakarta, Selasa (27/3/2018). Selain Presiden Jokowi, acara ini  dihadiri pula oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, para hakim MK, hingga anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan, Dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala aturan perundangan dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” demikian sumpah Arief.

Pengangkatan Hakim Konstitusi ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 129/ P/2017. Seusai pengambilan sumpah, Arief menandatangani berita acara. Jokowi juga menandatangani berita acara sumpah jabatan tersebut.

Sumber foto: Istimewa

Tercatat sejak menjabat sebagai Hakim MK, Arief telah beberapa kali dilaporkan ke Dewan Etik MK terkait dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim. Dua laporan diantaranya, Dewan Etik telah menyatakan Arief terbukti melakukan pelanggaran ringan dan menjatuhkan sanksi berupa teguran lisan.

“Kalau memang ada anggapan mengenai pelanggaran kode etik, mekanismenya ada di MK. Jangan saya disuruh masuk ke wilayah-wilayah yang bukan wilayah saya ya,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai pelantikan.

Sementara itu,saat ditanyakan adanya pelanggaran tersebut, Arief menolak berkomentar. Begitu pula mengenai adanya keberatan maupun permintaan mundur dari jabatan Ketua MK yang disampaikan sejumlah guru besar dari berbagai universitas. Alasannya, ia tak mau membuat suasana menjadi gaduh.

Namun pada Rabu pagi ini juga telah diadakan Rapat Pleno MK yang diikuti 9 hakim konsititusi termasuk Arief. Rapat itu menghasilkan tiga poin, salah satunya menyepakati untuk segera memilih ketua MK baru.

Mahkamah Konstitusi akan menggelar pemilihan ketua yang baru menggantikan Arief Hidayat pada Senin (2/4/2018) pekan depan melalui rapat pleno hakim (RPH) konstitusi. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MK Anwar Usman, dalam jumpa pers di Kantor MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here