Usai Ditetapkan Jadi Gubernur BI, Perry Warjiyo Diminta Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

0
132

Jakarta, namalonews.com- Calon tunggal Gubernur Bank Indonesia dan 3 calon Deputi Gubernur BI telah sukses melewati serangkaian uji kelayakan dan kepatutan di Dewan Perwakilan Rakyat. Secara musyawarah mufakat, Perry Warjiyo resmi menduduki kursi Gubernur di Bank Indonesia dan Dody Budi Waluyo sebagai deputinya.

Usai penetapan Orang nomor satu di Bank Indonesia tersebut, Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak Gubernur baru BI  harus pusatkan perhatian pada upaya meningkatkan kinerja Bank.

Menurut anggota Komisi XI DPR RI Faisol Riza dalam tiga tahun terakhir, BI gagal membantu pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sesuai yang diharapkan. “Hal ini karena nilai tukar rupiah meleset dari asumsi makro. Dan, sekarang kan tahun politik yang akan sangat rentan bila nilai tukar rupiah tidak stabil,” kata Faisol di Jakarta pada Kamis (29/03/2018).

Faisol menambahkan bahwa kegagalan itu juga terjadi karena Bank Indonesia menempatkan diri pada posisi lebih independent. Sehingga, BI merasa tidak harus mengikuti semua kemauan dan rencana pemerintah.

“Bank Indonesia itu bank sentral dan kebijakannya harus lebih mengikuti laju pasar uang. Tugas berat Gubernur BI yang baru adalah membantu pemerintah untuk mengembalikan nilai tukar rupiah pada asumsi makro pemerintah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara,” katanya.

Lebih lanjut, Faisol menegaskan bahwa lonjakan nilai tukar rupiah akan menekan APBN yang berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, dia berharap Perry Warjiyo akan membawa perubahan besar dalam kinerja BI.

Indepensi BI, katanya, berarti tidak berpihak pada kepentingan pasar tetapi harus mengutamakan masyarakat yang luas.

“Pak Perry yang berpengalaman ini dapat mengambil pelajaran penting dan mampu segera membalik keadaan. Sehingga, laju pertumbuhan ekonomi dapat tercapai sesuai target dan memiliki dampak luas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang lebih nyata,” katanya.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here