Perusahan Aplikasi Segera dialihkan ke Transportasi

0
73

Jakarta, namalonews.com- Menteri perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berencana akan segera membahas perubahan status perusahaan aplikasi menjadi perusahaan transportasi. Budi menilai selama ini aplikator menerima langsung pengemudi yang seharusnya melewati badan hukum.

Oleh karena itu, Menhub wacanakan akan menggantikan aplikator tersebut menjadi perusahaan transportasi. Budi mengakui bahwa sudah mendapat persetujuan dari beberapa pihak.

Lebih lanjut, menhub menegaskan bahwa pihaknya, menkominfo, dan kepala staf istanan Moeldoko serta lainnya menyetujui peralihan status dari perusahan aplikasi atau aplikator menjadi perusahaan transportasi.

“Tapi kita konsisten ingin aplikator menjadi perusahaan transportasi dan sudah kami bahas dengan Pak Rudiantara (Menkominfo), Staf Kepala Istana Moeldoko, dan lainnya. Semua sudah setuju,” kata Budi di Jakarta pada Selasa (3/4/2018).

Menhub menyebut perubahan status aplikasi tersebut mempermudah aplikator untuk merekrut karyawan langsung. “Sehingga, sebagai perusahaan transportasi nantinua bisa berhubungan langsung dengan pengemudi atau sebaliknya, dan juga untuk badan hukum,” katanya.

Budi menjelaskan perubahan status tersebut akan diatur dalam revisi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek.

Peraturan Menteri nomor 108, menurutnya, tetap menjadi payung hukum satu-satunya bagi pengemudi online dalam melakukan operasional.

“Jadi tidak ada pencabutan atau pembatalan,” katanya.

Hanya saja, menurut Budi, peraturan menteri nomor 108 berlaku hanya untuk taksi inline. Jadi, peraturan menteri 108 tersebut tidak berlaku untuk ojek online.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here