RAT ke-19 KSP Nasari: Kian Erat Merangkul Rakyat, Kian Mutlak Kesejahteraan Didapat

0
1736

Dalam rangka melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku tahun 2017 pada tanggal 28 Maret 2018  bertempat di ruang Poncowati, Hotel Patra Jasa, Semarang yang merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan koperasi selama 1 tahun terakhir, KSP Nasari rutin menyelenggarakan setiap tahunnya.

RAT kali ini  merupakan RAT ke 19 yang diikuti oleh 335 anggota yang mewakili lebih dari 33.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa persaingan usaha dewasa ini sangat dinamis, demikian juga dengan kondisi di koperasi simpan pinjam, di mana lembaga perbankan dengan kategori raksasa juga telah turut menggarap sektor usaha mikro yang selama ini merupakan lahan yang didominasi oleh BPR dan koperasi.

Menyikapi kondisi seperti ini maka KSP Nasari membuka jaringan dengan menjalin kerja sama dngan Bank-bank Pembangunan Daerah di antaranya Bank Jatim, BPD Jambi dan juga Bank Jateng karena tidak semua segmen bisa digarap oleh perbankan. Satu hal dan sebab lainnya tak lain karena  skala ekonomisnya tidak memadai apabila digarap sendiri.

Bahkan sejalan dengan perkembangan teknologi yang ada khususnya dalam bidang financial technology (teknologi keuangan) KSP Nasari juga telah menggandeng PT Investree selaku salah satu perusahaan fintech ternama di Indonesia.

Pada RAT yang dibuka oleh Bapak Suparno selaku Deputi Pengawasan Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia ini, juga dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Bank Jateng yang mewakili Bapak Hana Wijaya selaku Direktur Bisnis Ritel & Unit Usaha Syariah bank Jateng, penandatanganan kerjasama dengan PT Investree yang diwakili oleh Bapak Fauzi selaku Head Financial Institution PT Investree, dan juga penyerahan naskah kerja sama dengan Bank BRI yang telah ditandatangani oleh Bapak Priyastomo selaku Direktur Mikro dan Kecil bank BRI minggu lalu.

KSP Nasari sangat yakin bahwa kerja sama-kerja sama di atas semakin melengkapi kerja sama yang telah ada sebelumnya dengan PT Pos Indonesia (Persero) dan BTPN, dan meningkatkan sinergisitas antara koperasi yang merupakan salah satu soko guru perekonomian nasional dengan lembaga-lembaga keuangan yang sangat peduli untuk penguatan ekonomi kerakyatan.

Sahala Panggabean, MBA selaku ketua pengurus KSP Nasari dan saat ini juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (ASKOPINDO) juga akan mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan undang-undang baru yang lebih memberdayakan UKM dan khususnya gerakan koperasi, dan sekaligus memperkuat undang-undang no.25 tahun 1992 pasal 64 – 67 yang intinya adalah badan usaha lainnya tidak diperkenankan menggarap suatu usaha yang telah dijalankan oleh koperasi.

Sementara itu untuk memperkuat pendanaan, KSP Nasari akan semakin menggalakkan kegiatan customer gathering di seluruh kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia guna meningkatkan kepercayaan kepada anggota dan para calon anggota untuk menyimpan dananya di KSP Nasari, di mana dana tersebut akan aman karena disalurkan kepada  para pensiunan PNS, TNI dan Polri yang sumber keuangannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pemerintah.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here