Logo Parpol Baru Tak Dicantumkan di Surat Suara

0
317

Jakarta, namalonews.com- Sebagai parpol baru, logo Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, dan Partai Garuda, tidak bisa dicantumkan di surat Pilpres 2019. Hal tersebut terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU)  mengeluarkan rancangan PKPU Tahun 2018 Pasal 12 tentang norma, standar prosedur, kebutuhan pengadaan, dan pendistribusian perlengkapan penyelenggara pemilu. Salah satu poinnya mengatur soal pencantuman logo parpol di surat suara pilpres yang hanya diperuntukkan bagi partai pengusung capres/cawapres.

Hal tersebut merujuk pada Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu yang menyatakan presidential threshold atau ambang batas pengusungan capres/cawapres Pilpres 2019 berdasarkan pencapaian kursi atau suara Pemilu 2014.

Karena itu, Partai Perindo, PSI, Berkarya dan Garuda, yang nota bene adalah partai baru peserta Pemilu 2019, maka otomatis tak bisa mengusung capres/cawapres. Parpol baru hanya bisa turut mendukung lantaran belum memperoleh suara di pemilu sebelumnya. Atas dasar rujukan ini, maka logo partai pendukung tak bisa dicantumkan di surat suara pilpres.

Meskipun demikian, menurut Komisioner KPU Wahyu Setiawan, parpol baru boleh ikut berkampanye untuk capres yang mereka dukung. Boleh kampanye. Berbedanya adalah kan nanti ada dua kategori, yakni parpol pengusul capres dan parpol pendukung. Parpol pengusung adalah parpol atau gabungan parpol yang memenuhi syarat mengusulkan kandidat,” tegas Wahyu.

“Tetapi ada parpol yang tidak berhak mengusulkan tetapi dia hanya mendukung, itu namanya parpol pendukung.  Bedanya pengusul itu kami cantumkan gambar parpolnya di surat suara, tetapi yang parpol pendukung tidak. Bedanya cuma itu, tetapi hak untuk mengkampanyekan itu sama. Logo parpol baru tetap diperbolehkan dimuat dalam alat peraga kampanye (APK) pasangan calon,” tegas Wahyu.

Penulis:  Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here