Jokowi Dikelilingi Jenderal, Kenapa?

0
484

Jakarta, namalonews.com- Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan kurang sependapat jika menilai sengaja Presiden Joko Widodo menempatkan beberapa sosok jenderal di posisi pemerintahan untuk mnegimbangi Prabowo Subianto.

Dalam keterangan pada media di Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Rabu (11/04/2018), “Tidak untuk melawan Bapak Prabowo, semuanya warga Negara Indonesia kok. Mengapa harus dilawan? Dalan politik itu yang ada hanya memperkuat dan saling kerja sama. Ya pasti ada,” terangnya.

Lebih lanjut Moeldoko menjelaskan, “Sekali lagi konteknya bukan melawan. Namun saling memperkuat,” sebaiknya kata melawan tidak usah digunakan. Karena dalam kehidupan demokrasi kata – kata tersebut kurang enak. Menurutnya dalam pengertian tersebut kurang sreg.

“Jangan ada lawan. Partner-lah, kira-kira begitu,” tambahnya.

Disinyalir, mereka  para jenderal itu adalah Sudarto Danusubroto sebagai Dewan Pertimbangan Presiden, Luhut Pandjaitan sebagai Menteri Koordinataor Bidang Maritim, Gories Mere sebagai Staf Presiden, Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, serta Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Selain Agum Gumelar dipercaya sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Agung, Presiden Joko Widodo juga kembali menunjuk purnawirawan jenderal berada di posisi strategis yaitu Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden.

Menyikapi hal yang sama, Pengamat Politik Peneliti Pusat Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia  (LIPI), Siti Zuhro berpendapat, “Itu sebagai modal Joko Widodo meningkatakan daya tawar politik menjelang Pilpres. Hal ini bisa memperkokoh dan memperkuat posisinya sebagai inkumben dalam pencalonannya. Tidak hanya didukung oleh masyarakat sipil namun juga TNI.”

Mereka yang berlatar belakang militer dinilai memiliki modal ketegasan, jejaring, kepemimpinan, serta pengalaman sebagai perwira tinggi TNI. Diharapkan kesejahteran, keamanan, dan kenyamanan rakyat Indonesia kian tercipta.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here