Jejak Cinta, Kisah Anak Indonesia dengan Rasa Singkawang

0
16097

Jakarta, namalonews.com- Eksotisme alam yang membentang  sepanjang Kota Singkawang yang berpadu dengan kekayaan budayanya, dan kelezatan kuliner serta pluralisme penduduknya akan membaluti film Jejak Cinta yang saat ini sedang proses editing, mixing dan grading.

Film yang syutingnya dimulai pada bulan Januari lalu dan 95 persen pengambilan gambarnya dilakukan di Singkawang dan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Film ini berkisah tentang cinta anak manusia yang berbeda latar belakang, namun tidak saling membedakan.

Sumber foto: istimewa

Menurut Executive Producer, Hasan Karman, film ini bertutur tentang ‘kisah anak Indonesia dengan rasa Singkawang’. “Film ini penuh warna dan dipaparkan dengan tanpa menggurui. Juga menggoda untuk dieksplor bukan saja oleh warga Kalbar sendiri, namun oleh siapa saja yang punya rasa ingin tahu jika mendengar nama Singkawang dan Kalimantan Barat,” begitu katanya.

Jejak Cinta bercerita tentang Maryana (diperankan Prisia Nasution) yang lahir di Singkawang. Ibunya meninggal muda dan ayahnya (diperankan Denino) menghilang ketika Maryana masih kecil. Maryana dibesarkan oleh ayah angkatnya, Norman (diperankan Hasan Karman).

Ketika dewasa ia merantau ke Jakarta dan berhasil menjadi seorang designer terkenal. Ketika ditawari untuk mengikuti Berlin Fashion Week di Jerman, Maryana merasa tertantang untuk menampilkan desain batik dengan nuansa Tidayu (Tionghoa Dayak Melayu) khas Singkawang, Kalbar.

Maka, pulanglah ia ke tanah kelahirannya Singkawang. Kilas balik dan berbagai kepahitan masa kecilnya muncul ketika ia menginjakkan kaki di kampung halamannya.

Tanpa sengaja ia bertemu dengan Hasan (Baim Wong), seorang guru muda, yang ditugaskan mengajar di daerah pinggiran Kota Singkawang. Mereka berdua pun kemudian saling jatuh cinta.

Ketika masih kuliah, Hasan pernah dibantu oleh Hendrawan (Mathias Muchus) yang mempunyai seorang putri bernama Sarah (Della) yang berteman baik dengan Hasan.

Hendrawan ingin menjodohkan Sarah dengan Hasan, namun Hasan hanya menganggap Sarah seperti saudara. Namun sebernarnya Hasan tidak pernah lupa bahwa dirinya berhutang budi kepada Hendrawan.

Ketika Hendrawan mendapat masalah dan dipenjara, Ny. Hendrawan (Emma Febry) dan Sarah juga kena dampaknya. Hasan berusaha menolong tanpa sepengetahuan Maryana.

Terjadi salah paham antara Maryana dan Hasan. Hasan yang berjuang menolong keluarga Hendrawan menjadi sasaran upaya pembunuhan oleh pacar Sarah, Tonny (Freddy Su).

Singkat cerita Sarah yang sedang hamil tua mendadak harus dilarikan ke rumah sakit dan Hasan mendaftarkan wanita tersebut sebagai istrinya.

Sumber foto: istimewa

Bagaimana hasil Maryana mengikuti Berlin Fashion Week di Jerman? Bagaimana nasib Hendrawan? Bagaimana akhir film ini ketika Maryana mengetahui hubungan Hasan-Sarah? Untuk mengetahui, silakan tunggu tanggal mainnya.

Jejak Cinta skenarionya ditulis oleh Faozan Rizal, sementara  penyutradaraannya ditangani Tarmizi Abka. Sedangkan pemainnya Baim Wong, Prisia Nasution, Mathias Muchus, Zora Vidyanata, Della Wulan Astreani (Adik Jupe), Denino, dengan bintang tamu Hasan Karman, Emma Febry, Freddy Su dan lain-lain.

Film layar lebar ini juga memanjakan penonton dengan berbagai gambar-gambar yang indah, termasuk Festival Cap Go Meh 2018 yang belum lama ini berlangsung di Kota Singkawang.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here