Amien Rais Dipolisikan Gara-gara ‘Partai Setan’

0
86

Jakarta, namalonews.com- Tokoh Bangsa yang juga seorang politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, dipolisikan Cyber Indonesia, terkait pernyataannya soal dikotomi partai Allah dan partai Setan, yang diucapkannya saat memberikan tausyiah keagamaan di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat pagi (13/04/2018).

Amien dilaporkan Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/2070/IV/2018/PMJ/Ditreskrimsus. Dia melaporkan Amien dengan tuduhan tindakan pidana ujaran kebencian SARA dan penodaan agama melalui media sosial. Seperti pasal 28 ayat 2, UU ITE, dan atau pasal 156 a KUHP.

Amien Raies, menurut Aulia telah memprovokasi masyarakat dalam penyebutan partai Islam dan setan. Ucapan tersebut tidak sesuai dengan dasar negara Pancasila.

“Kami melihat telah ada suatu upaya dikotomi atau provokasi yang membawa ras, agama. Padahal kita tahu bahwa negara kita adalah negara berdasar Pancasila dan UUD 1945,” ucap Aulia kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (15/4).

Laporan Ketua Cyber Indonesia terhadap Amien Raies tersebut ditangani oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Terkait dengan pemanggilan, kini tengah diteliti dan diselidiki oleh pihak kepolisian.

Adanya pelaporan Amien Rais ke Polda Metro Jaya terkait dengan pernyataan soal partai setan dan partai Allah, sangat disayangkan oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Pandangan Amien Rais soal partai setan dan partai Allah seharusnya dijawab dengan argumen, bukan dilaporkan ke polisi, demikian katanya.

Mardani sendiri tak sepakat dengan penyampaian Ketua Dewan Kehormatan PAN soal partai setan dan partai Allah. PKS menegaskan Indonesia adalah sebagai rumah bagi semua golongan, termasuk, semua partai tanpa terkecuali.

“Saya melihat penjelasan Pak Amien mestinya disampaikan di ruang privat, bukan di ruang publik. Ruang publik itu milik bersama,” ujar Mardani.

Sebelumnya, Amien Rais dalam tausyiahnya mengatakan, “Sekarang ini kita harus menggerakkan seluruh kekuatan bangsa ini untuk bergabung dan kekuatan dengan sebuah partai. Bukan hanya PAN, PKS, Gerindra, tapi kelompok yang membela agama Allah, yaitu hizbullah. Untuk melawan siapa? untuk melawan hizbusy syaithan,” ujarnya seperti seperti dikutip dari CNN.com.

“Orang-orang yang anti-Tuhan itu otomatis bergabung dalam partai besar, yaitu partai setan. Ketahuilah partai setan itu, mesti dihuni oleh orang-orang yang rugi, rugi dunia rugi akhiratnya. Tapi di tempat lain, orang beriman bergabung di sebuah partai besar namanya hizbullah, Partai Allah. Partai yang memenangkan perjuangan dan memetik kejayaan,” imbuh Amien.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here