Rusia Gertak Amerika Serikat

0
179

Jakarta, namalonews.com- Menanggapi rencana menjatuhkan sanksi tambahan Amerika Serikat terhadap Rusia, Moskow menggertak AS akan menjatuhkan sanksi yang lebih menyakitkan.

Ketua majelis tinggi Parlemen Rusia Valentina Matvienko menyebut tindakan AS yang memasukkan beberapa perusahan dan Pejabat Rusia ke daftar hitam sanksi adalah fitnah. Sehingga, Rusia, lanjutnya, akan melakukan hal yang lebih menyakitkan lagi ke depannya.

Rusia menilai sanksi Amerika Serikat tersebut melanggar hukum. Meskipun, Rusia tidak menyebut secara detail hukum yang dimaksudnya. Matvienko meminta Rusia untuk segera melakukan tindakan balasan terhadap Amerika Serikat. Bahkan, Rusia akan memberikan sanksi yang lebih kejam kepada negara-negara yang menerapkan sanksi serupa kepada Rusia.

“Sanksi itu ibaratkan pedang bermata dua. Dan, harus diingat bahwa mereka yang memaksakannya harus bisa mengerti akibat sanksi tersebut, apalagi sanksi itu diberikan kepada Rusia. Sanksi terhadap Rusia akan membawa resiko yang paling serius,” kata Matvienko.

Saat ini, Parlemen Rusia telah membentuk Undang-Undang yang memberikan wewenang khusus kepada pemerintah untuk melarang atau membatasi impor barang dan jasa dari Amerika Serikat. Khususnya, obat-obatan hingga perangkat lunak dan mesin roket.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat menegaskan bahwa AS akan menjatuhkan sanksi baru terhadap pemerintah Rusia. Sanksi itu, lanjut Presiden Trump, akan dijatuhkan pada situasai dan waktu yang tepat. Misalnya, pada saat Rusia terbukti melakukan serangan siber dan provokasi lainnya.

“Kami akan menghadapi pertempuran yang sangat, sangat parah di Suriah baru-baru ini. Kami bertempur di Suriah antara pasukan Amerika Serikat dan Pasukan Suriah. Dan, itu sangat menyedihkan karena banyak orang tewas dalam pertempuran tersebut,” demikian Presiden Trump.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here