Arief Budiman: Praktik Politik Uang Akan Berkurang

0
374

Jakarta, namalonews.com- Ketua Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan keinginan pemilihan pilkada lewat DPRD semakin mengecil. Hal tersebut diutarakannya saat diskusi di Kantor Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN), Kamis (19/4/2018).

“Seharusnya tidak perlu ada kekhawatiran terkait sistem penyelenggaraan pemilihan kepala daerah. Kekhawatiran bahwa pemilihan langsung berbiaya besar tidak tepat,” katanya.

Alasan ongkos penyelenggaraan pilkada yang sangat besar kerap dijadikan dasar munculnya wacana untuk mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD. “KPU terus berupaya menciptakan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah berbiaya murah. Ia juga yakin, praktik politik uang akan berkurang dengan adanya kompetisi yang sehat,” jelas Arief.

Lanjut Arief, peran KPU dan Bawaslu dari hari ke hari semakin diperkuat.

“Penguatan itu diputuskan melalui DPR pembuat Undang-undang tanpa motif, artinya semua sepakat lembaga penyelenggara pemilu itu makin diperkuat baik KPU dan Bawaslu,” kata dia.

Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kembali mencuat setelah pertemuan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Ketua DPR Bambang Soesatyo memunculkan wacana pengembalian pilkada melalui DPRD lewat revisi Undang-Undang No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Seusai pertemuan tersebut, Tjahjo mengatakan, dirinya dan Bambang beserta Pimpinan DPR lain seperti Fahri Hamzah dan Utut Adianto sempat terlibat diskusi mendalam terkait pengembalian pilkada ke DPRD. Ketua DPR pun menawarkan revisi UU Pilkada.

 Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here