Latihan Militer AS Mulai Melebar

0
59

Jakarta, namalonews.com- Pasukan Jepang dan Australia turut diundang untuk terlibat aktif bergabung dalam latihan militer bersama Filipina dan Amerika Serikat edisi ke-34.

Filipina dan Amerika Serikat rutin dalam menggelar latihan militer. Latihan ini disebut sebagai upaya mengantisipasi ancaman tidak terduga. Di antaranya ancaman bencana dan gerakan ekstremis serta lainnya.

Kedubes Amerika Serikat untuk Filipina menyatakan Australia dan Jepang yang adalah negara sekutu AS diundang untuk mengikuti latihan militer bersama di Pulau Luzon Filipina.

Latihan militer secara bersama dari empat negara ini akan digelar pada 7 Mei mendatang.

Untuk dua pekan pertama, latihan para pasukan tersebut fokus pada pertahanan bersama, persiapan strategi untuk melawan terorisme, bantuan kemanusiaan, dan pertolongan bencana.

Kerja sama pasukan dari empat negara ini terlihat jelas saat membangun dan memperbaiki sekolah-sekolah di Manila bagian Utara. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan medis dan pengobatan gigi di berbagai kawasan miskin pedesaan di Filipina.

Wanita Juru Bicara Militer Filipina, Liezi Vidallon menyebut Australia, Jepang, Amerika Serikat, dan Filipina juga akan saling bertugar dan berbagi informasi serta melakukan latihan dengan peluru sungguhan.

“Para pasukan atau tentara dari empat negara itu juga akan saling berbagi dan bertukar informasi. Bahkan dalam beberapa kesempatan, latihan bersama digelar secara tertutup karena harus menggunakan peluru sungguhan,” katanya pada Jumat (20/04/2018).

Sebelumnya, latihan para pasukan Filipina dan Amerika Serikat sempat terhenti usai Amerika Serikat mengecak Cina. Filipina menilai perselisihan di antara Amerika Serikat dan Cina berpotensi merugikan Filipina. Duterte menduga akan berimbas pada kerja ekonomi dengan Cina jika latihan tersebut diteruskan.

Dalam perjalanan waktu, Filipina kembali membuka diri untuk menggelar latihan bersama dengan Amerika Serikat.

Saat ini, kerja sama antara kedua negara tersebut diperluas hingga empat negara. Bahkan, dikabarkan Inggris juga akan bersedia untuk bangun latihan milter gabungan.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here