Setya Novanto Divonis Hukuman 15 Tahun Penjara

0
226
Foto: kbr.id

Jakarta, namalonews.com- Terdakwa kasus korupsi E-KTP, Setya Novanto, akhirnya divonis penjara 15 tahun penjara dan denda Rp.500 juta subside 3 bulan kurungan. Keputusan ini diambil oleh majelis hakim pada sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018). Saat vonis dibacakan mantan Ketum Golkar ini terlihat tertunduk lesu.

Selain vonis 15 tahun penjara, Novanto juga dihukum membayar uang pengganti USD 7,3 juta yang dikurangi Rp 5 miliar uang yang sudah dikembalikan Novanto. Uang tersebut ini terkait penerimaan Novanto dari proyek pengadaan e-KTP.

Majelis hakim juga mengingatkan Novanto agar membayar hukuman uang pengganti dan jika dalam waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, tidak juga dibayar maka harta bendanya akan disita dan dilelang.

Kemudian manakala uang hasil lelang harta yang disita tersebut tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka Novanto dipidana selama 2 tahun. Majelis hakim juga mencabut hak politik Novanto selama lima tahun setelah selesai menjalani masa pidana.

Atas putusan vonis tersebut, Novanto menyatakan pikr-pikir dahulu. “Terima kasih Yang Mulia dengan tidak mengurangi rasa hormat saya setelah konsultasi dengan penasihat hukum kami mohon diberikan waktu untuk pikir pikir,” kata Novanto.

Majelis hakim menyebutkan Novanto dianggap memperkaya diri sendiri sebanyak 7,3 juta dollar AS atau sekitar Rp 71 miliar (kurs tahun 2010) dari proyek pengadaan e-KTP.

Novanto juga disebut mengintervensi proyek pengadaan tahun 2011-2013 itu bersama-sama pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Terdakwa yang pada saat itu masih menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR diduga memengaruhi proses penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta proses lelang.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here