Anies Baswedan dipanggil Ombudsman

0
746
Foto: istimewa

Jakarta, namalonews.com- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dipanggil oleh Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya terkait penataan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurut Plt.Kepala Ombudsman Dominikus Dalu, pihaknya telah mengirim surat ke Gubernur Anies.

“Diharapkan datang minggu depan ini, kita sudah buat surat juga. Tetapi, suratnya tertutup ya,” katanya pada Jumat (27/4/2018).

Pemanggilan ini, lanjut Dalu, untuk meminta Pemprov DKI menjelaskan rencana penataan Pedagang Kaki Lima Tanah Abang. Ombudsman, tambah Dalu, membutuhkan penjelasan yang detail terkait rencana tersebut.

“Ini bentuk konkretnya apa? kita belum mendapat penjelasan. Misal, mau bangun jembatan, itu bagaimana penjelasannya? okelah, jangka menengah dan panjang masih dalam progres, tapi yang jangka pendeknya bagaimana?” tanya Dalu.

Foto: istimewa

Tentu, pihak Ombudsman akan meminta penjelasan dan keterangan Gubernur Anies terkait linimasa penataan Tanah Abang. Sehingga, konsep penataan di kawasan tersebut lebih lejas.

Pemanggilan Gubernur Anies, katanya, berdasarkan laporan yang disampaikan oleh pedagang di Blok G. Para pedagang mengeluh karena omzet terus menurun setelah Jln.Jatibaru-Tanah Abang ditutup.

Ombudsman juga ingin memastikan akan dikemanakan Pedagang Kaki Lima yang sudah terlanjur diberi tempat di Jln.Jatibaru tersbeut.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here