“Ngaruwat Kandidat keur Ngarawat Jawa Barat” Menghadirkan 3 Cawagub Jabar

0
156

Jakarta, namalonews.com- Tiga cawagub Jawa Barat menghadiri Mimbar Pemimpin Indonesia (MIMPI) bertajuk “Ngaruwat Kandidat keur Ngarawat Jawa Barat,” yang digelar oleh IKA Unpad (Ikatan Alumni Universitas Padjajaran) bersama KPU (Komisi Pemiliham Umum) Jabar di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Universitas Padjadjaran, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu (25/04/2018).

Ketiga cagub Jabar untuk Pilkada 2018 yang akan menampilkan program kerjanya ini,  yaitu Ridwan Kamil, Anton Carliyan dan Dedy Mulyadi. Sementara perwakilan dari paslon Sudrajat – Syaikhu berhalangan hadir dalam acara ini karena masih melakukan kampanye.

Kegiatan yang menghadirkan  Tina Talisa sebagai moderator ini mengundang nara sumber  Sapta Nirwandar (mantan Wamen Pariwisata), Acep Iwan Saidi (pemerhati budaya), Chay Asdak (pakar ekologi, Yusa Djuandi  (pakar ilmu politik), dan Izmu Ketua BEM Unpad.

Gelar “Ngaruwat Kandidat keur Ngarawat Jawa Barat”  baru dimulai pada pukul 13.00 wib yang diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan melantunkan Hymne Unpad kemudian dilanjut penampilan tarian tradisional dan perkusi band yang diiringi lyrik mencari pemimpin di Jabar.

Perdebatan seru terjadi saat mantan Wakil Menteri pariwisata, Sapta Nirwandar, melontarkan pertanyaan dengan meminta para calon memberikan solusi terkait problem pariwisata yang terjadi di wilayah Jabar.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ridwan Kamil memiliki jurus dengan menyiapkan setiap kota atau kabupaten sebagai destinasi wisata baru. “Destinasi ini penting. Jabar memiliki alam yang indah, tapi tidak punya nilai tambah. Kami akan menyiapkan destinasi baru di setiap daerah,” kata Emil, sapaan Ridwan.

“Kami juga mendukung wisata halal. Karena pangsa wisata halal khususnya untuk wisatawan dari Timur Tengah cukup besar,”  tambah Emil.

Sementara itu cawagub Jabar Anton Charliyan menilai persoalan potensi wisata di Jabar tidak berkembang seperti yang diharapkan  karena belum optimalnya dalam pemasaran. Sehingga perlu adanya kerja sama dengan daerah lain untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada.

“Kelemahan kita itu pemasaran dan kerjasama dengan daerah lain. Kami akan hadir untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Anton.

Sedangkan Cawagub  Dedi Mulyadi menawarkan program pengembangan wisata yang bisa dilakukan dalam 3 hal, yaitu membangun sumber daya manusia, memahami lingkungan dan membangun infrastruktur.

“Kalau ketiga hal itu sudah terwujud, maka setiap potensi alam yang ada di Jabar bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata. Petani, nelayan bahkan bisa menjadi agen pariwisata nantinya,” ucapnya.

Selain masalah kepariwisataan, acara “Ngaruwat Kandidat keur Ngarawat Jawa Barat, membahas tentang program lain dari para kandidat cawagub Jabar, seperti masalah pendidikan, dan kesehatan.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here