Pertama kali, Sinyal Perdamaian Korut-Korsel Terlihat

0
351

Jakarta, namalonews.com- Untuk pertama kali sejak 1953, pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un mengunjungi Korea Selatan dengan menempuh jalur perbatasan yang dipenuhi oleh militer.

Kedatangan pemimpin Korut tersebut disambut dengan sukacita olehk pemimpin Korsel Moon Jae-in. Senyuman dan lambaian tangan Moon Jae-in kepada masyarakat Korsel memberikan sinyal akan terbentuknya suatu ikatan perdamaian yang telah lama hilang.

Sinyal perdamaian ini terlihat saat kedua pemimpin tersebut saling berjabatan tangan di zona yang telah dinetralkan dari pasukan militer. Selain itu, pemimpin Korsel juga diizinkan memasuki daerah Korut dengan simbol menginjakkan kaki di wilayah perbatasan.

“Saya senang menyambut kehadiran anda di sini,” kata Moon ke Kim.

Penjaga kehormatan Korsel menyambut kehadiran kedua pemimpin tersebut dengan menggunakan kostum tradisional. Kedua pemimpin tersebut diarahkan ke rumah perdamaian di Panmunjom Korsel untuk memulai pertemuan.

Lebih lanjut, Presiden Korut berharap bisa membahas berbagai persoalan di antara kedua negara tersebut secara terbuka. Menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut, lanjut Kim, adalah membahas adanya indikasi keinginan Korut untuk menghilangkan senjata nuklir.

“Sejarah baru telah dimulai sekarang. Ini adalah langkah awal dan era baru dimana perdamaian telah lahir kembali,” kata Kim.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here