Kaltim dan Kaltara Segera Mendapatkan Pasokan Listrik

0
184

Jakarta, namalonews.com- Seluruh desa di Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) akan segera dialiri listrik. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) optimistis bisa mewujudukan pasokan litsrik tersebut karena rasio elektrifikasi hampir mencapai 100 persen di Kalimantan.

“Saat ini, kami sedang berupaya memperluas jaringan pasokan listrik untuk daerah yang belum dilistriki. Kami dari PLN menjamin pasokan listrik untuk warga Kalimantan akan rampung pada tahun ini,” kata Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon.

Ada dua desa di Kaltim yaitu Beringin Agung dan Bukit Merdeka yang sudah seluruhnya mendapat pasokan listrik sejak Januari 2018. Kedua desa ini termasuk dalam proyek listrik desa.

Proyek listrik desa tersebut dimulai sejak Oktober 2017 hingga tuntas pada Desember 2017. “Dengan adanya pasokan listrik itu dalam 24 jam, kualitas kehidupan masyarakat diharapkan semakin berkembang dan meningkat,” katanya.

Sebelumnya, warga desa sempat mendapatkan pasokan listrik dengan menggunakan genset (mesin diesel) yang berkapasitas terbatas. “Kami 5 tahun hanya menggunakan genset yang hanya berfungsi dalam 4 jam tiap hari,” kata Lavin, warga desa merdeka.

“Kita iuran Rp 100 ribu per bulan. Dan sekarang, kami lebih hemat karena hanya beli pulsa listrik PLN seharga Rp 200 ribu per bulan. Listrik PLN ini akan nyala selama 24 jam, bukan 4 jam lagi,” tambahnya.

Listrik di desa Beringin Agung dan Bukit Merdeka dibangun dengan menggunakan jaringan tegangan menengah 4,67 kilometer sirkit dan jaringan tegangan rendah 5,35 kilometer sirkit. Sementara itu, pasokan listrik PLN mencapai 200 kilovolt ampere.

Untuk proyek listrik tersebut, nilai investasi PLN diprediksi mencapai Rp 3,1 miliar. Sejauh ini, total pelanggan listrik di dua desa tersebut mencapai 186 pengguna.

Hingga kini, 1.520 desa di Kaltim dan Kaltara sudah mendapat pasokan listrik secara penuh.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here