Duet Jokowi- Prabowo, Bak Menggantang Asap

0
101

Jakarta, namalonews.com- Sepoinya bau politik terus menggelincirkan seonggok kegundahan dinamisme sangkala yang terus bergulir. Ketidakpastian laksana ratu sehari dalam penentuan opini yang terus bergeliat. Masih saja hal negoisasi maupun penawaran. Dalam keterangannya kepada media, Presiden Joko Widodo membuka pilihannya untuk menggandeng cawapresnya di tahun pemilihan 2019, yakni Prabowo Subianto.

Yang dibilang tokoh penyeimbang kontroversional, mendengar keterangan ini mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Amien Rais ,”No, No Mustahil…, “ kata Amien Rais di kompleks parlemen Jakarta pada media kemarin.

Lebih lanjut, Amien Rais menerangkan. Duet kontestasi ini tidak akan terjadi karena dengan alasan, hanya mustahil jawabnya. Namun demikian, di pihak Presiden Joko Widodo malah menyatakan keterusterangannya dalam minat ingin menggandeng Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sebagai calon wakil presiden di tahun pilpres mendatang. Menurutnya, pilihan ini terjalin dari kedua belah pihak yang telah sepakat. Sehingga mereka ibarat tinggal melaksanakan sistem.

“Semua opsi maupun kejadian masih memungkinkan. Sekarang masih sangat terbuka. Kenapa tidak?” ujar Joko Widodo kepada media.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menerangkan bahwa partai yang dipimpin dan sekaligus yang diprakarsainya itu tak bakalan akan mengusung Presiden Joko Widodo pada tahun pemilhan presiden 2019. Hal ini terurai saat menanggapi sikap Ketua Umum Partai Amanat Nasional yag dilontarkan oleh Zulkifli Hasan yang menerangkan bahwa masih membuka opsi bakal mengusung Joko Widodo pada pilpres mendatang.

Mendengar pernyataan itu, “No, no, no. Saya lebih tahu dari Pak Zul. Maaf, karena saya mendirikan Partai Amanat Nasional (PAN), saya keliling kemana-mana,” kata Amien Rais di kompleks parlemen Senayan, Jakarta kemarin. “Umat Partai Amanat Nasional (PAN) di bawah sana itu emoh Joko Widodo, titik. Pak Zul itu bermanuver. Itu hanya sandiwara ya,” tegasnya pada media. Lebih lanjut lagi, Amien Rais menerangkan dalam pemilihan presiden tahun 2019 pilihan PAN tinggal satu. PAN bersama Gerindra dan PKS.

Pada kesempatan yang sama, kini giliran partai pengusung Joko Widodo yang mengingatkan Partai Amanat Nasional. Dinilainya, partai berlambang matahari tersebut bermain di dua kaki. Hal ini dinyatakan oleh anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Teuku Taufiquldi.  Hal ini bertepatan saat mengomentari Amien Rais terkait Partai Setan dan Partai Allah tempo hari.

Dalam keterangannya Taufiqulhadi mengingatkan satu kaki Partai Amanat Nasional masih menginjak area pro Joko Widodo. Yakni dengan bukti konkretnya yaitu satu Menteri asal PAN, masih duduk di kabinet Joko Widodo. Yaitu Asnan Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dengan demikian dalam menilai, sikap Partai Amanat Nasional itu tidak tepat, apalagi senior dalam Partai Amanat Nasional melontarkan pernyataan mengenai partai setan maupun partai Allah. Selain itu juga Partai Amanat Nasional disinyalir selalu vocal dan tajam dalam memberi masukan yang membangun. Malah banyak pihak yang menilai, Partai Amanat Nasional terlalu kontroversi dalam menilai dan berkomunikasi politik. Namun di sisi lain bak oposisi dalam bersebelahan di pemerintahan.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here