Inflasi Sepanjang April Masih Terkendali

0
256

Jakarta, namalonews.com- Secara umum, inflasi sepanjang April masih terkendali dan cukup rendah karena dipengaruhi oleh panen raya.

Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang statistik Distribusi dan jasa badan pusat statistik Yunita Rusanti di Jakarta Pusat pada Rabu (2/5/2018).

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statis, inflasi sepanjang April 2018 tercatat mencapai 0,1 persen. Hal ini disebabkan karena ketersediaan dan harga beras terpantau stabil di pasar.

Rusanti menyebut inflasi tahun kalender yakni April 2018 terhadap Desember 2017 tercatat 1,09 persen serta inflasi dari tahun ke tahun mencapai 3,41 persen.

Dari 82 kota secara keseluruhan Indeks Harga Konsumen, 54 di antaranya mengalami inflasi dan 28 lainnya deflasi.

Inflasi 0,01 persen berdasarkan kelompok pengeluaran dibantu oleh kelompok bahan makanan sebesar minus 0,26 persen dengan deflasi 0,05 persen.

Bahan makanan yang mengalami deflasi tersebut disebabkan oleh turunnya harga beras sebesar 0,08 persen, dan juga ikan segar 0,03 persen serta cabai merah 0,03 persen.

Namun, masih ada komoditas yang mengalami inflasi yakni bawang merah 0,07 persen dan daging ayam ras 0,03 persen. Sedangkan, kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar dibantu oleh kontrak rumah sebesar 0,02 persen.

Untuk sandang, inflasi disumbang oleh emas perhiasan sebesar 0,01 persen. Sedangkan, inflasi kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan dibantu oleh bensin dengan andil 0,03 persen serta didorong oleh kenaikan bahan bakar minyak pertalite.

Inflasi sepanjang April dilihat berdasarkan sumbangan komponen inti yang mencapai 0,15 persen dengan andil 0,01 persen. Sedangkan, komponen harga diatur oleh pemerintah dengan andil 0,24 persen dengan andil 0,05 persen, komponen harga bergejolak minus 0,29 persen dengan andil minus 0,05 persen. Untuk komponen energi, inflasi disumbang sebesar 0,3 persen dengan andil mencapai 0,03 persen.

Inflasi sepanjang April 2018 disebutkan masih lebih tinggi dibandingkan April 2017 yaitu 0,09 persen.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here