Progres Venue Asian Games Capai 90 Persen

0
119

Jakarta, namalonews.com- Proyek infrastruktur Asian Games 2018 sudah mencapai 90 persen. Pencapaian ini disebut melampaui target kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat. pengerjaan Proyek ini terus dikebut dan diprediksi akan segera rampung.

“Sekarang, progres secara keseluruhan mencapai 90,53 persen, melebihi rencana sebelumnya 89 persen. Dengan perinciannya, 84,2 persen untuk venue kompetisi dan 97,9 persen untuk venue latihan. Kemudian, untuk 14 nonvenue seperti wisma atlet 99 persen, sisanya pengaturan penyesuaian fasilitas difabel seperti lift, ukuran kamar. Semuanya diharapkan rampung pada Juni 2018,” kata Dirjen Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo pada Rabu (2/5/2018).

Hartoyo menyebut venue squash belum rampung saat ini karena pembangunannya dimulai pada Desember 2017.

Selain itu, trotoar akan dibangun di Gelora Bung Karno dari JCC sampai FX Sudirman. Tempat parkir kendaraan juga telah disediakan di 2 gedung baru, tepatnya Timur Senayan yang berkapasitas 1.000 mobil.

Juga disebutkan kegiatan penataan kawasan ditargetkan rampung Juli mendatang.

Pembangunan Venue lainnya berada di Ancol. Pembangunan venue layar dilakukan di atas lahan seluas 13 ribu-an meter persegi dan venue jetski di lahan seluas 27 ribu-an meter persegi. Sejauh ini, progres pembangunan kedua venue ini mencapai 50,03 persen dan ditargetkan rmapung Juni 2018.

Akhir Juni akan diadakan pertandingan percobaan di dua area tersebut. Pertandingan tersebut bertujuan unutk menguji kemampuan venue dalam menyelenggara pertandingan yang bertaraf internasional.

Untuk venue Jetski akan disertai dengan gedung dan dermaga permanen. Pembangunan venue ini akan dilengkapi dengan kantin dan gudang, bangunan kantor, kantor pengelola, VIP, dermaga jetski, tribun permanen pertama di dunia untuk penonton yang berkapasitas 868 orang dan pit stop.

Selanjutnya, Venue laya akan disertai floating Breakwater sepanjang 220 meter, floating jetty, parkir kontainer berkapasitas 30 kontainer, slipway, area bilas, dan tap air permanen, kantor porlasi, workshop, dan area parkir mobil. Untuk bangun workshop, dibangun sesuai hanggar dengan atap yang tinggi untuk menampung kapal layar yang tinggi dan berkapasitas 30 kapal.

Penulis: Boni Ogur

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here