Wisatawan dilarang Beraktivitas di area Gunung Marapi Bukittinggi

0
145

Jakarta, namalonews.com- Wisatawan tidak diperbolehkan untuk beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Marapi Bukittinggi, Sumatra Barat. Hal ini disebabkan karena gunung tersebut kembali mengalami erupsi pada Rabu (2/5/2018).

Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Tanah Datar dan Agam-Sumatra Barat tersebut kembali mengalami erupsi hari ini pada pukul 07.30 WIB. Pos Pengamat Gunung itu mencatat tinggi kolom erupsi diprediksi mencapai 4 ribu meter dari puncak kawah.

“Asap yang terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan angin bertiup lemah menuju arah tenggara,” kata petugas pos pengamat gunung api Bukittinggi-Sumatra Barat, Hartanto pada Rabu (2/5/2018).

Gempa yang terjadi pun berlangsung selama 8,03 menit dengan amplitudo 10 milimeter. Hingga saat ini, Gunung Marapi masih berstatus waspada level II. Untuk status waspada ini, Hartanto menyebut penetapannya dilakukan sejak Agustus 2011.

Dalam keadaan status waspada tersebut, masyarakat dan wisatawan tidak diperkenankan melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung tersebut. Kepulan asap letusan gunung tersebut bisa membahayakan masyarakat dan wisatawan jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Hal itu mengingat kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik bisa membahayakan kehidupan di sekitarnya,” ujar Hartanto

Sekedar diinformasikan, tinggi Gunung Marapi diperkirakan mencapai 2.891 meter di atas permukaan laut.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here