KSPI Mendukung Prabowo, Golkar Tidak Khawatir

0
259

Jakarta, namalonews.com- Partai Golongan Karya tidak merasa khawatir dengan deklarasi dukungan yang diberikan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kepada Probowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang akan menjadi salah satu bakal calon presiden pada Pilihan Presiden 2019 mendatang.

Menurut Muhammad Sarmudji, Wakil Sekjen Partai Golkar saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, kelompok buruh seperti KSPI bukanlah sebuah partai politik. Yang sudah menjadi partai saja biasanya tidak tunggal saat berkaitan dengan suara konstituen partainya, apalagi jika ini hanya sebuah kelompok profesi saja.

Sarmudji percaya bahwa buruh dalam sebuah kelompok profesi bukanlah suatu kelompok dengan aspirasi tunggal terumasuk dalam hal aspirasi politik.

“Jadi, jangan pernah merasa diri untuk menunggalkan sebuah aspirasi sebagai aspirasi semua kaum buruh,” tambahnya.

Sarmadji menilai adanya acara deklarasi dukungan tersebut layaknya bentuk kekhawatiran dari pihak oposisi Presiden Jokowi di Pilihan Presiden 2019. Hal ini dilakukan karena sudah kehilangan strategi untuk menurunkan elektabilitas Joko Widodo yang sekarang masih menjabat sebagai Presiden tersebut.

Ia pun tidak luput membawa masalah dugaan intimidasi yang terjadi di acara CFD atau car free day yang diselenggarakan di Bundaran HI setiap minggu.

“Menurut saya, kondisi ini terjadi saat pilihan lawan Pak Jokowi sudah semakin sempit dalam mencoba mengalahkan Pak Jokowi,” tuturnya.

Akan tetapi, meskipun demikian, Partai Golongan Karya melalui Sarmudji menyesalkan adanya acara deklarasi tersebut yang diselenggarakan pada saat perayaan hari buruh yang merupakan hari istimewa bagi para buruh untuk memperjuangkan hak-haknya. Tetapi malah seolah menjadi ladang kampanye.

“Masih ada banyak sekali ruang lain yang terbuka untuk mengkampanyekan seoarang calon presiden yang akan dipilih,” kata Samurdji.

Disamping itu, menurut Samurdji, adanya deklarasi tersebut tentu bisa juga memunculkan ketidaksenangan kelompok atau organisasi buruh lain yang bisa jadi mempunyai aspirasi politik yang tidak sama dengan KSPI tersebut.

Sebelumnya, KSPI secara resmi menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto pada pagelaran Pilihan Presiden 2019 nanti. Said Iqbal selaku Presiden KSPI telah secara resmi mendeklarasikan dukungannya di hadapan ribuan buruh yang sedang memperingati hari buruh di kawasan Istora Senayan pada Selasa, 1 Mei lalu.

“Keputusan kami adalah untuk memberikan dukungan pada Pak Prabowo di Pilpres 2019,” tutur Said.

Ia juga menambahkan bahwa keputusan tersebut merupakan pertaruhan tentang air mata anak dan istri, serta teman-teman dari Gojek dan Grab Car yang ia sebut tidak boleh mati lagi. Menurutnya kaum buruh dekat dengan kemiskinan dan baginya hanya sosok Prabowo lah yang berkenan untuk menandatangani kontrak politik tersebut bersama pihaknya.

Dukungan yang diberikan tersebut diklaim merupakan sebuah hasil musyawarah yang dilakukan dengan para buruh dari seluruh penjuru Indonesia. Dalam kesempatan tersebut pihak KSPI dan Prabowo berhasil sepakat menandatangai kontrak politik dengan 10 butir perjanjian di dalamnya.

Beberapa diantara isi tuntutan tersebut adalah pencabutan PP Nomor 78 tahun 2016 dan penambahan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang tadinya 60 KHL menjadi sebanyak 85 KHL. Selain itu, perubahan peraturan terkait dengan jaminan pensiun juga disinggung dalam butir perjanjian tersebut.

Selain itu, dalam butir perjajian yang ditandatangani KSPI dan Prabowo ada juga isu terkait dengan jaminan kesehatan bagi para buruh dan orang tidak mampu, perubahan sistem outsourcing dan honorer yang dinilai sebagai bentuk dari perbudakan modern dan penciptaan lapangan kerja baru serta pencabutan PP No. 20 Tahun 2018 tentang TKA (Tenaga Kerja Asing).

Terkait dengan kontrak politik tersebut dan dukungan yang diberikan oleh KSPI pada Prabowo, berbeda dari politisi Golkar, para politisi Partai Gerindra tentu menyambut baik mengenai hal tersebut.

“Suatu kehormatan bagi kami jika kita bisa bersama-sama berjuang untuk memenangkan Pak Prabowo,” kata Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua Umum dari Partai Gerindra.

Fadli juga menyampaikan rasa syukurnya saat mendengar mengenai berita tersebut. Dan terkait dengan siapa yang akan menjadi bakal cawapres yang mendampingi Prabowo, Fadli mengungkapkan hal itu harus didudukkan dulu dan dirembuk bersama.

Selain Fadli, Ahmad Muzani yang merupakan Sekjen Partai Gerindra juga menyambut baik dukungan yang diberikan oleh KSPI pada Prabowo Subianto.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here