KSU Nasari Artha dan Naasih Utama Menggelar Temu Konsultasi Pelaku KUMKM

0
692

Jakarta, namalonews.com- Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) bekerja sama dengan Koperasi Serba Usaha (KSU) Nasari Artha dan Naasih Utama menggelar Temu Konsultasi Pelaku Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang diselenggarakan di site  perumahan  Viyasa Indah Pakuwon (VIY), Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (03/05/2018).

Kegiatan ini cukup menarik perhatian, karena sejak pagi sudah ada beberapa undangan yang hadir, bukan hanya dari wilayah sekitar Sukabumi saja, tapi ada juga yang datang dari Jakarta. Tercatat di buku tamu ada sekitar 200 orang pelaku dan praktisi koperasi serta para pejabat muspida yang ikut hadir dalam acara temu konsultasi ini.

Diantaranya, M Tahir Ashari dari instansi Permodalan Nasional Madani (PNM) Cab. Sukabumi, Sigar Silitonga, Dewan Pertimbangan Kadin, U Sanusi Koramil Parungkuda, Diyan Kapolsek Parungkuda, Dodi anggota DPRD Sukabumi Fraksi Golkar, Dody A Somantri, Setda Kabupaten Sukabumi, dan Komisioner  Komite Ekonomi & Industri Nasional, Pariaman Sinaga.

Temu konsultasi ini diawali dengan pemaparan informasi tentang peluang kemitraan usaha koperasi dalam bisnis properti yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Naasih Utama,  Frans Meroga Surung Raja Panggabean Sip, MBA, yang mengatakan bahwa VIP merupakan perumahan subsidi yang ikut andil dalam program pemerintah, yaitu Program Penyediaan 1 Juta Rumah untuk Rakyat.

“Dengan luas 18 hektar dengan total 1600 unit rumah yang dibangun masih menjadi perumahan terbesar di Sukabumi untuk kategori perumahan subsidi. Dalam hal menyikapi posisitioning pemasaran di masyarakat Sukabumi kami tawarkan beberapa keunggulan dari prumahan VIP,” demikian ungkap Frans.

Lebih jauh lagi disebutkan, dengan karakter alam Perumahan Viyasa Indah Pakuwon yang datar, menjadi pembeda perumahan yang ada di sekitar Sukabumi. Dengan luas yang memadai dan kondisi tanah yang datar, VIP bisa membangun fasilitas umum (Kawasan bisnis/ UKM Mart) dan fasilitas sosial (Mesjid Raya) di perumahan ini.

Dengan semua keunggulan yang dimiliki oleh Perumahan VIP, Frans bertutur tentang peluang usaha yang bisa didapatkan oleh para pengurus dan anggota koperasi. Pertama adalah mengajak pengurus dan anggota koperasi sebagai pemasaran dari kepanjangan tangan untuk menyebarkan informasi tentang Perumahan VIP.

Kemudian peluang kedua, dengan terbangunnya fasilitas umum dan bisnis di Perumahan VIP, yaitu UKM Mart, maka ini sebuah wadah bagi pengurus dan anggota koperasi untuk memasarkan produk atau jasa. Lalu yang ketiga, adalah sebagai pemasok kebutuhan-kebutuhan pembangunan Perumahan VIP seperti material bangunan, perlengkapan rumah atau furniture. “Kita akan melakukan kerjasama yang wind-wind profit. Kitalah keluarga besar koperasi yang harus memanfaatkannya”, imbuh Frans.

Sementara itu, Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari, Drs. Sahala Panggabean MBA, dalam kata sambutannya mengatakan KSP Nasari lahir pada saat krisis moneter tahun 1998 dimana perbankan sulit mengucurkan dananya kepada masyarakat. “Karena sudah beroperasi selama 20 tahun KSP Nasari sudah teruji atau berpengalaman,” demikian katanya.

“Nasari sudah mendapat penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudoyono pada saat Hari Koperasi ke-63 pada tanggal 12 Juli 2010. Suatu penghargaan yang sangat bergengsi menjadi dan menjadi motivasi yang kuat, memacu kami bekerja keras tanpa batas dan sepenuh Hati. Saat ini Nasari sudah memiliki 2.000 orang karyawan di seluruh Indonesia,” imbuh Sahala yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (ASKOPINDO).

Dalam Temu Konsultasi Pelaku Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ini dilakukan juga peletakkan batu pertama untuk pembangunan Mesjid Raya VIP dan juga UKM Mart oleh Ketua KSP Nasari, Drs. Sahala Panggabean MBA. Hal serupa diikuti pula oleh Sigar Silitonga (Dewan Pertimbangan Kadin Sukabumi), U. Sanusi Koramil Parungkuda, Diyan Kapolsek Parungkuda, Dodi anggota DPRD Sukabumi dari Fraksi Golkar, Dody A Somantri, Setda Kabupaten Sukabumi, dan Komisioner  Komite Ekonomi & Industri Nasional, Pariaman Sinaga.

Dalam kesempatan temu konsultasi ini juga dilakukan penyerahan 30 buah kunci rumah subsidi VIP kepada para pemilik. Selain itu digelar pula diskusi tentang peluang permodalan usaha untuk KUMKM dengan nara sumber M Tahir Ashari dari PT Permodalan Nasional Madani. Juga talkshow yang menghadirkan Ibu Tetty ML Situmorang, Chandra Vokav Panggabean, Koko Kiswoko dan juga Frans Meroga Surung Raja Panggabean.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here