PDIP, AHY Calon Kuat Cawapres Jokowi

0
244

Jakarta, namalonews.com- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinyatakan masuk dalam kandidat Pilpres 2019. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyatakan bahwa AHY masuk dalam daftar bursa calon wakil presiden untuk mendampingi Presiden Joko Widodo. Hal ini berdasarkan dari kesimpulan yang diperoleh oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bahwasanya AHY memenuhi kriteria umum calon Wakil Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut, menurut PDIP, Agus Harimurti Yudhoyono lebih poluler dan juga digemari serta sudah dikenal dekat oleh lapisan masyarakat Indonesia. Dalam keterangannya kepada media Hendrawan Supratikno, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kepada media,”Dia sudah masuk dalam daftar long listnya  PDIP. Namun jika ditanya masuk dalam daftar yang mana , maksudnya daftar yang  pendek atau prioritas kami belum tahu” ujarnya.

Sebagaimana kita ketahui, debut dari anak mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dimulainya saat beliau menjabat sebagai calon Gubernur DKI pada tahun 2017 silam. Anak sulung dari mantan Presiden RI tersebut, meskipun belum beruntung dalam popularitasnya, beliau selalu melejit. Yakni bisa dipastikan selalu masuk kreteria dalam kandidat bursa calon       presiden maupun calon wakil presiden. Hal ini terbukti dari beberapa survey yang sangat akuntabel dari pelbagi survey lembaga peneliti suara masyarakat.

Sebagai contoh, hasil survey Indikator Politik Indonesia, merupakan kandidat terkuat diperoleh oleh Agus Harimurti Yudhoyono. Survei diadakan dalam pencarian kandidat calon wakil presiden Joko Widodo. Bahkan, dari hasil survey tersebut Agus Harimurti Yudhoyono bisa menyingkirkan Anies Baswedan maupun Gatot Nurmantyo. AHY mendapat suara 16,2 persen, 13 persen untuk Gubernur Jakarta, dan 7 persen untuk Gatot Nurmantyo, sisanya kandidat lainnya.

Lebih lanjut, Hendrawan Supratikno dalam keterangannya, tidak mau tergesa-gesa dalam menentukan calon wakil presiden untuk Joko Widodo. Ada beberapa factor yang lain yang harus dipenuhi dalam mendampingi Joko Widodo sebagai wakilnya.

Tidak hanya itu saja, menurut Hendrawan, Partai Demokrasi Indonesia  Perjuangan mempunyai beberapa jenjang dalam mendampingi Joko Widiodo sebagai calon wakilnya. Seperti daftar panjang.  Yakni cawapres yang dipilih dan dinilai sudah memenuhi kriteria umum. Seperti halnya dengan kompetensi maupun integritas yang baik. Selain itu juga memiliki kemampuan dalam peningkatan elektabilitas dan  kecocokan yang mayoritas dengan Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya daftar pendek. Dalam hal ini calon wakil presiden setelah memiliki kriteria umum  diharapkan telah dkonsulidasikan dengan ketua umum partai pendukungnya Joko Widodo. Sedangkan yang terakhir atau ketiga yaitu, daftar prioritas. Yakni nama calon yang sudah dikonsulidasikan tersebut harus bergestur yang relevan dengan Joko Widodo.

Lebih rinci lagi, dalam keterangannya, Hendrawan Supratikno menerangkan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono memang bukan satu-satunya dari kandidat yang masuk dalam daftar panjang di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).  Masih ada nama-nama lain seperti Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golongan Karya. Namun untuk lebih detailnya, ketua umumlah yang lebih mengetahui  mengenai nama dalam daftar pendek maupun priotasnya.

Namun demikian hal yang sama juga dari 19 nama yang disodorkan, “ Agus Harimurti Yudhoyono berada dalam urutan satu sebagai tokoh yang  diunggulkan untuk mendampingi Joko widodo,” Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator, pada media  di Jakerta kemarin.

Penulis:Sulis Sutrisna 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here