Yusril: Ada Kader Parpol Lain yang Hijrah ke PBB

0
409

Jakarta, namalonews.com- Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai Bulan Bintang atau dikenal juga PBB mengklaim bahwa ada satu kelompok yang datang dari partai politik lain selain PPP yang akan ikut bergabung dengan partai yang dipimpinnya tersebut.

“Ada satu kelompok parpol yang hendak bergabung dengan PBB dan ini akan membuat PBB menjadi sebuah kekuatan yang besar dan juga signifikan,” ujar Yusril saat ditemui di gedung DPP PBB di Jakarta pada Kamis (3/05/2018).

Yusril memang tidak menjabarkan secara jelas partai politik mana yang sekelompok anggotanya akan hijrah ke Partai Bulan Bintang tersebut. Dia menyebutkan bahwa rencana partai politik yang akan bergabung tersebut menunjukan animo yang besar dari pendukung PBB dalam Pemilu di tahun 2019 mendatang.

Kabar hijrahnya seorang atau sebagian anggota partai politik lain ke Partai Bulan Bintang memang bukan yang pertama terjadi. Sebelumnya, salah seorang elite Partai Persatuan Pembangunan pun disebut-sebut memutuskan untuk pindah dan bergabung dengan PBB.

Elite Partai Persatuan Pembangunan seperti Ahmad Yani akhirnya memutuskan untuk pindah ke PBB. Bukan hanya Ahmad Yani saja, sejumlah kader yang menyebut diri mereka sebagai kader PPP khitah tersebut pun disebut-sebut turut hijrah untuk bergabung dengan partai yang saat ini dipimpin oleh Yusril tersebut.

Yusril pun merasa bersyukur dengan kondisi tersebut karena menurutnya hal ini menunjukan animo yang cukup besar dari masyarakat untuk bergabung dan mendukung PBB nantinya di Pemilu 2019.

“Menghadapi perhelatan Pemilu 2019, alhamdulilah animo masyarakat untuk mendukung serta bergabung dengan PBB cukup besar,” jelas Yusril.

Terkait dengan Pemilu 2019, Yusril mengungkapkan bahwa partainya akan mengargetkan memperoleh kursi di DPR dalam Pemilu yang akan berlangsung di tahun mendatang tersebut. Ia menyebutkan bahwa target suara yang terkumpul adalah sekitar sembilan sampai 14 persen dari keseluruhan suara nasional.

“Minimal dalam satu dapil ada satu wakil. Itu target yang sangat realistis dan inshaallah dapat tercapai,” tambah Yusril.

Sebelumnya, tokoh Aceh Muhammad Yus atau dikenal juga sebagai Abu Yus juga memutuskan untuk hengkang dari PPP dan memilih untuk hijrah ke Partai Bulan Bintang.

Abu Yus menyebutkan bahwa hijrahnya dirinya ini diputuskan setelah melihat adanya konflik dualisme yang terjadi di internal Partai Persatuan Pembangunan yang berujung tak mendapatkan titik temu.

“Semua orang tahu saya mendukung PPP. Tapi perkembangan partai sudah seperti itu. Akhirnya saya pun keluar, dan orang-orang pasti paham alasan saya keluar,” tutur Abu Yus saat ditemui beberapa waktu lalu.

Abu Yus sendiri bukan orang baru di partai dengan lambang Ka’bah tersebut. Ia telah memulai karier politiknya dengan PPP sejak tahun 1990. Saat itu ia mengawali karier dengan menjabat sebagai Ketua Biro Kaderisasi PPP di Aceh. Hingga akhirnya pada sejak tahun 2003, ia menjadi Ketua DPP PPP.

Ia sendiri mengaku bahwa dirinya merasa berat hati untuk meninggalkan partai yang sudah menemani karier politiknya sejak dulu tersebut. Ia sadar bahwa namanya juga dibesarkan oleh PPP karena kariernya bersama PPP yang sudah lebih dari 28 tahun tersebut.

“Bagaimana pun PPP adalah partai saya dulu, dan saya tetap ingat dengan PPP,” tutur Abu Yus.

Namun, karena kondisi yang demikian, Abu Yus pun akhirnya memilih untuk keluar dan hijrah ke partai lain yaitu PBB yang saat ini dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra.

Terkait dengan kabar dirinya yang mengajak para kader PPP untuk mengikuti jejaknya, ia pun membantah.

“Saya hijrah sendiri ke PBB. Akan tetapi, ada mereka yang sepaham dengan saya dan mungkin ikut keluar. Tetapi saya tidak pernah mengajak mereka keluar,” jelasnya.

Ia juga turut membantah anggapan bahwa kepindahan dirinya karena adanya rasa tidak suka pada pemerintahan Jokowi saat ini dan sikap Partai Persatuan Pembangunan yang mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang seperti yang diungkapkan oleh Yusril.

“Tidak ada hubungannya. Lagipula Pak Jokowi bukan kader PPP, beliau itu Presiden,” kata Abu Yunus.

Terkait dengan Yusril sendiri, ia memang sebelumnya telah mengklaim bahwa banyak kader PPP yang ada di daerah bergabung dengan partainya. Dan Yusril pun menyebutkan salah satu contohnya yaitu Abu Yunus yang merupakan mantan Ketua PPP Aceh tersebut.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here