Indeks Ekonomi Diprediksi Akan Meningkat

0
131

Jakarta, namalonews.com- Survei konsumen yang dilakukan Bank Indonesia memperlihatkan optimistis konsumen meningkat pada April 2018 dibandingkan Maret 2018. Hal ini sangat menyenangkan karena di tengah menurunnya persepsi untuk ketersediaan lapangan kerja pada Indeks Ekonomi sekarang.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman menyebut konsumen masih optimistis terhadap kondisi ekonomi. Hal ini terlihat dari indeks keyakinan konsumen pada April meningkat menjadi 0,6 poin dari Maret 2018.

Agusman menyebut Peningkatan optimisme ini didorong oleh membaiknya harapan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan dan terjaganyan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Selain itu, indeks ekspetasi kondisi ekonomi meningkat karena ditopang oleh harapan akan peningkatan dunia usia terus melonjak selama 6 bulan ke depan.

Sementara itu, persepsi konsumen terhadap indek kondisi ekonomi sekarang tercatat stabil. Hal ini terlihat dari indeks terhadap penghasilan meningkat 0,05 poin menjadi 121,2 poin pada April 2018.

Selain itu, Bank Sentral juga mencatat adanya penurunan pada indeks terhadap ketersediaan lapangan kerja yakni 95,5 poin pada April 2018 dari sebelumnya 96,1 poin pada Maret 2018.

Persepsi terhadap ketersediaan lapangan kerja menurun pada kelompok tingkat pendidikan sarjana dan juga pada responden berusia 21-30 tahun dan 51-60 tahun.

Selain itu, hasil survei juga menunjukkan adanya penurunan tekanan harga selama 3 bulan mendatang. Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi harga pada 3 bulan ke depan sebesar 183,6 poin.

“Ekspektasi menurunnya tekanan harga tersebut disebabkan oleh kembali normalnya permintaan barang dan jasa usai libur lebaran,” kata Agusman.

Survei konsumen ini dilakukan setiap tiga bulan terhadap 4.600 rumah tangga sebagai responden di 18 kota besar Indonesia.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here