Kader PBB, Buni Yani Balas Budi

0
154

Jakarta, namalonews.com- Buni Yani, pelaku terpidana kasus Undang-Undang ITE menghadiri musyawarah kerja nasional yang diselenggarakan oleh Partai Bulan Bintang (PBB).  Karena selama ini Buni Yani selalu mendapat support dan dukungan dari  Yuhsril Ihsa Mahendra, jikalau Buni Yani mendapat tawaran untuk bergabung di Partai Bulan Bintang itu hal yang lumrah dan etis.

“Mungkin akan saya pertimbangkan dulu penawaran itu. Insyallah, ya selama ini saya akan didukung Bang Yusril sebagai ahli, balas jasa,” kata Buni Yani pada media di Jakarta, Jumat, 04/05/2018.

Ditanya lebih lanjut mengenai kader Partai Bulan Bintang, lebih lanjut Buni Yani menerangkan, belum menjawab lugas tentang hal tersebut. Namun demikian dia mengakui banyak persamaan soal pandangan politiknya dengan Partai Bulan Bintang (PBB) selama ini, bahkan juga banyak keserasian dan kecocokannya dengan Yuhsril Ihsa Mahendra.

“Ya berharap demikian. Insyallah tadi diterangkan Partai Bulan Bintang sebagai partai yang memang baik. Memang banyak kesamaan dan keserasian, tadi kita lihat banyak yang bagus. Kalau partai itu anda punya apa, saya punya apa, cocok nggak?” terangnya.

Yang memang dominan dalam perekrutan, yakni gesture maupun kecocokan dan keseraisan. “Kalau saya lihat tadi banyak kecocokan. Pak Yuhsril nggak banyak bicara, terus beliau banyak dukung saya, dan sepertinya yang lebih utama kita sepertinya sudah mempunyai chemistry yang sama sejak dari awalnya. Ya jadi kita tinggal jalani gitu,” sambungnya.

Lebih nyata lagi hal ini karena Buni Yani sering dibantu dan disupport oleh Yuhsril Ihsa Mahendra. Dalam menghadapi pelbagai masalah hukum, Buni Yani mendapat bantuan dari Yuhsril, sehingga sepertinya dia berhutang budi kepadanya.

“Tetap saya merasa berhutang budi pada Pak Yuhsril. Itu secara pribadi. Selain itu saya juga berhutang ke Partai Bulan Bintang. Dengan demikian maka saya datang hari ini. Namun demikian jikalau pertanyaan rekan-rekan media saya sebagai kader Partai Bulan Bintang, jujur saya belum bisa jawab. Jikalau saya ditawari insyaallah saya akan bergabung,” terang Buni Yani.

Sebagaimana kita ketahui, Buni Yani dihukum pidana penjara  selama 1 tahun 6 bulan karena disinyalir terbukti melawan hukum dengan mengunggah video tanpa izin terkait. Yakni pada tanggal 27 September 2016.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here