PDIP Partai Loyal Pemerintah?

0
150

Jakarta, namalonews.com- Partai-partai pendukung Presiden Joko Widodo disinyalir tidak menikmati dampak dari electoral atas dukungannya tersebut. Hal ini dikemukakan oleh hasil Survei Lembaga Indikator Politik Indonesia. Dalam pelaksanaannya, survei yang bertema Dinamika Elektoral Jelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden  tersebut dilakukan pada kurun tanggal 25 hingga 31 Maret bulan lalu.

Partai Solidaritas Indonesia, PKPI, PKB, Perindo, Hanura, Nasdem, PPP, Partai Golongan Karya, maupun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan partai-partai pendudung Joko Widodo. “Partai-partai yang akan bersaing pada kontestasi tahun mendatang, dukungan terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tampak menonjol,” Burhanudin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator, menerangkan pada media di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Burhanudin Muhtadi menerangkan, hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menikmati dampak electoral dari Joko Widodo. Hal ini disinyalir masyarakat Indonesia melihat Joko Widodo lebih identik dengan partai bergambar kepala banteng moncong putih tersebut.

Joko Widodo yang sejak dulu dideklarasikan oleh Partai Golongan Karya sebagai calon presiden hanya bisa menduduki urutan ketiga dengan perolehan delapan persen.  Sedangkan untuk tempat urutan kedua yaitu Partai Gerindra dengan Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpinnya. Gerindra mencapai tingkat persentase 11,4 persen dalam pendeklarasian Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk melawan Joko Widodo.

Untuk partai lainnya, misalnya Nasdem berada di tingkatan sembilan dengan perolehan persentase 2,7. Padahal Partai Nasional Demokrasi ini juga telah mendeklarasikan Joko Widodo sebagai dukungan tunggalnya. Bukan hanya itu, partai yang diprakarsai oleh Surya Paloh ini juga telah membuat jargon kemenangan, Jokowi Presidenku, Nasde Partaiku. Rupanya dukungan tersebut kurang mengimbas.

Selanjutnya partai-partai lain dalam survei ini seperti Demokrat hanya dapat 6.6 persen, PKB 5,8 persen, Perindo 4,6 persen, PKS 4 persen,PPP 3,5 persen, PAN 1,9 persen.  Sedangkan partai yang lain kurang dari satu persen. Sisanya 21,6 belum memilih.

Dari hasil persentase tersebut, diketahui bahwa Partai Demokrat melemah, PPP sedikit menurun, Perindo menguat sedangkan untuk yang lain masih fluktuatif. Dengan demikan hanya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang dinilai paling loyal dalam dukungannya terhadap kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah.

Hal terkait, Bambang Soesatyo, Politisi Partai Golkar berpendapat kalau efek elektoran belum bisa dirasakan meskipun telah menjadi partai pertama yang mencalonkan Joko Widodo menjadi calon Presiden. Masyarakat sekarang sudah cerdas, mereka lebih cenderung memilih tokoh dibandingkan dengan memilih partai.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here