Surabaya Vaganza Mendapat Apresiasi Unicef

0
302

Jakarta, namalonews.com- Parade Budaya dan Bunga dalam rangka Hari Jadi Ke-725 Kota Surabaya di gelar di Kota Pahlawan, Minggu (6/5/2018). Kegiatan parade kebudayaan yang digelar dari Tugu Pahlawan ke Taman Bungkul dan dibalut tema Surabaya Vaganza ini mendapat apresiasi dari organisasi Unicef (United Nations Children’s Fund).

Gunilla Olson, kepala Perwakilan Unicef untuk Indonesia yang menyaksikan parade di Taman Bungkul menuturkan, semua penampilan dari peserta Surabaya Vaganza itu  menarik dan sangat fantastis. Dari acara ini, sangat terlihat jelas bahwa Bhinneka Tunggal Ika di Kota Surabaya benar-benar terwujud.

Parade Budaya dan Bunga itu diikuti oleh 83 peserta. Mereka berjalan beriringan dari Jalan Pahlawan hingga finish di Taman Bungkul. Berbagai atraksi dari mobil hias yang diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, BUMD Pemkot Surabaya, perguruan tinggi, instansi/ perusahaan juga duta dari kota tetangga dan juga kota-kota dari luar provinsi dan luar pulau.

Sepanjang jalan ribuan warga juga menyemut dan memenuhi area Taman Bungkul. Bahkan, delapan perwakilan negara anggota Unicef, yaitu perwakilan dari Indonesia, Malaysia, China, Vietnam, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Kamboja juga turut menanti kedatangan peserta Surabaya Vaganza itu di Taman Bungkul.

Foto: haipapua.com

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pun mengajak para perwakilan dari Unicef itu untuk foto bersama dengan peserta yang dinilai bagus hiasan bunganya. Bahkan, ia juga sempat menari bersama dengan para peserta dari Papua yang kemudian diikuti oleh beberapa perwakilan Unicef.

Risma juga menyapa anak-anak yang menjadi peserta Surabaya Vaganza itu, salah satu adalah menabuh drum band. Anak tersebut diberi kesempatan tampil di depan Risma dan para tamu undangan dan dengan lihainya menabuh drum band itu melakukan atraksi.

Menurut Risma, Parade Surabaya Vaganza ini kedepannya akan menjadi agenda tahunan yang bisa ‘diekspor’ ke luar negeri sebagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

“Kami juga sengaja meminta semua kelompok dan komunitas yang terdiri dari berbagai suku dan etnis untuk ikut serta dalam Surabaya Vaganza ini, karena mereka juga tinggal di Surabaya,” jelasnya.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here