Sri Bintang Cs: Soal Reformasi Ada Pengkhianat

0
584

Jakarta, namalonews.com- Setelah disinyalir terkait kritikannya yang pedas, mantan ketua MPR Amien Rais kini mendapat giliran polemik dari aktivis 1998 yang juga pelaku sejarah reformasi yakni Sri Bintang Pamungkas. Dalam pernyataannya, Sri Bintang Pamungkas menganggap pernyataan mantan ketua MPR pendiri Partai Amanat Nasional tersebut kurang relevan. Amien Rais bukan Bapak Reformasi.

“Pak Amien Rais itu menyimpang, (bukan bapak Reformasi) bisa dibilang begitu,” ujar Sri Bintang Pamungkas dalam satu diskusi yang bertema ,’Peringati Lengsernya Soeharto, Amien Rais, Bapak Reformasi?’ Senin, 07/05/2018, di Jakarta.

“Amien Rais itu pengkhianat. Dia pernah mengatakan sudah minta maaf kepada ini itu, dia harus meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia terhadap kesalahannya melakukan amendemen,” tambahnya pada diskusi tersebut.

Pada kesempatan itu, Sri Bintang Pamungkas banyak membahas tentang lengsernya Presiden Soeharto. Pada waktu itu mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional tersebut mendukung Abdulrahman Wahid (Gus Dur) menjadi Presiden. Selanjutnya Amien Rais juga terus mendukung Megawati.

Namun beda lagi dengan pernyataan Faizal Assegaf yang juga aktivis 98. Beliau menjelaskan bahwa Amien Rais itu menjadi pahlawan. Hal ini karena Amien Rais selalu menyalahkan Presiden Joko Widodo jika Pak Presiden ada masalah. Ya seperti pada waktu pemerintahan Presiden Soeharto dulu.

“Amien Rais seolah-olah menempatkan Joko Widodo seperti Pak Soeharto. Amien Rais kemudan tampil ingin menjadi pahlawan. Semua seolah disalahkan ke Joko Widodo. Saya tidak pernah menemukan Pak Amien Rais menyalahkan Gubernur, Bupati, DPR, DPD, tapi semua disalahkan ke Jokowi,” kata Faizal.

Lebih lanjut Faizal mengungkit sikap Amien Rais yang sudah lampau. Dibandingkan dengan zaman kini.

Lebih jauh, Faizal lalu mengungkit beberapa sikap Amien Rais di zaman dulu. Dia membandingkannya dengan era saat ini. “Saat dia mengatakan ada ‘partai setan’ dan ‘partai tuhan’ itu terulang tahun ’99. Pak Amien sudah jadi setan sebenarnya. Pada tahun 1999, Pak Amien menghasut umat islam bahwa umat islam mengharamkan presiden perempuan kan? Dan dimenenangkan Gus Dur kan?” ujar Faizal lebih rinci.

Lebih lanjut lagi dalam keterangannya, disinyalir kepentingan Amien Rais di era Presiden Abdulrahman Wahid tidak  terpenuhi. Selanjutnya disinyalir Amien Rais melengsengkan Gus Dur dan memilih Megawati menjadi presiden. Dengan alasan-alasan tersebut membuat Faizal berpendapat bahwa Amien Rais duikatakan sebagai bapak reformasi dianggapnya kurang relevan.

Pada diskusi tersebut selain dihadiri Sri Bintang Pamungkas dan Faizal, juga Kapitan Kelibay, yakni peneliti dari Indonesia Public Institute(IPI), juga Boni Hargens sebagai pengamat politik.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here