Survei Roda Tiga Konsultan : AHY, Gatot, dan Anies Pilihan Cawapres 2019 Teratas

0
209

Jakarta, namalonews.com- Berbagai Lembaga survei terus bermunculan menjelang adanya Pemilu serentak pada tahun 2019 yang akan datang.  Dan sekarang ini ada lembaga yang bernama Roda Tiga Konsultan, yang mengklaim dengan mengadakan survei secara nasional pada 34 provinsi  yang bertujuan untuk mengukur elektabilitas bakal calon presiden dan calon wakil Presidan di tahun 2019 yang akan datang.

Roda Tiga Konsultan merupakan suatu lembaga riset dan juga konsultasi yang dilahirkan oleh para peneliti, aktivis, wartawan dan juga para profesional muda.  Roda Tiga Konsultan ini bertujuan untuk membantu terciptanya budaya politik demokrasi indonesia yang modern dan menciptakan budaya politik demokrasi Indonesia yang maju.

Lembaga Survey Roda Tiga Konsultan ini juga mengajak kita untuk mengembangkan tradisi survei pada berbagai bidang, mulai dari bidang politik, ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.  Pastinya dengan metode riset yang dinilai tepat, akurat, dan juga bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Roda Tiga Konsultan ini dilakukan untuk menyatukan antara riset dan juga konsultasi.

Menjadi lembaga survei, Roda Tiga Konsultan akan melakukan riset politik yang tujuannya yaitu untuk memotret popularitas, likeabilitas, elektabilitas dari para tokoh yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), entah itu Provinsi, Kabupaten/Kota, Pemilihan Umum (Pemilu), dan juga pada Pemilihan Presiden (Pilpres).

Survei Roda Tiga Konsultan saat ini melakukan survei tingkat elektabilitas para calon presiden terkait kontestasi terkait dengan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang akan atang . Survei RTK juga dilakukan untuk melihat tingkat popularitas parpol pada Pemilu 2019. Yaitu  parpol dengan tingkat popularitas di atas 80 persen ada empat parpol, antara lain PDI Perjuangan (91,7 persen), Partai Golkar (90,7 persen), Partai Gerindra (84,3 persen), serta Partai Demokrat (82,7 persen).

Untuk menjalankan survei tersebut, Survei Roda Tiga Konsultan memakai metode stratified systemic random sampling dengan margin of error yang sebesar 2,5 persen. Jumlah responden yang terkait di dalamnya pun ada sebanyak 1.610 orang.  Entah itu pria ataupun wanita, dengan berbagai macam latar belakang pendidikan dan juga usia yang dipilih dengan cara acak dari 161 desa maupun kelurahan yang ada di sejumlah 34 provinsi yang tersebar di Indonesia.

Survei Roda Tiga Konsultan (RTK) telah menunjukkan jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menjadi tokoh dengan elektabilitas yang paling tinggi sebagai calon wakil presiden pada pemilu tahun 2019 yang akan datang. “Pada pertanyaan spontan, nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)tertinggi dengan 8,5 persen,”  ungkap Direktur Riset dan Data RTK, Rikola Fedri, saat berada di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, pada tanggal 10 Mei 2018 kemarin.

Elektabilitas AHY itu ternyata sudah melampaui elektabilitas Jusuf Kalla dan juga Gatot Nurmantyo yang baru mencapai 7,1 persen dan juga 5,9 persen. Apabila survei telah dilakukan untuk pilihan 20 nama tokoh, maka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih  tetap  berada di posisi paling tinggi dengan jumlah 18 persen, setelah itu disusul dengan Gatot yaitu sebanyak 14 persen, dan juga Anies Baswedan dengan 8,3 persen.

Direktur Riset dan Data RTK, Rikola Fedri  juga menyampaikan bahwa survey yang dilakuakn mengenai peluang capres – cawapres dan juga elektabilitas partai politik  itu dilakukan pada 21 April 2018  sampai dengan 2 Mei 2018.  Direktur Riset dan Data RTK, Rikola Fedri  juga menegaskan bahwa metode yang dilakukan yaitu dengan menggunakan stratified systemic random sampling yang memiliki responden sebanyak 1601 orang dan juga margin of error 2,5 persen.

Selain itu Direktur Riset dan Data RTK, Rikola Fedri  juga menjelaskan tiga tokoh tersebut juga telah tercatat mengalami kenaikan elektabilitas jika dibandingkan dengan hasil survei pada saat bulan September tahun 2017 yang lalu.

Suara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga naik dari 14 persen dan saat ini menjadi sebanyak 18 persen, Gatot  pun juga naik mulai dari 10,8 persen hingga saat ini menjadi 14 persen,  Sedangkan untuk Anies juga mengalami kenaikan mulai dari 6,3 persen hingga menjadi 8,3 persen.

Sesuai dengan tingkat kemungkinan untuk mendukung  calon presiden dan calon wakil presiden, pasangan Jokowi dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Prabowo Subianto dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi yang paling tinggi di antara peluang lainnya, yakni sebesar 70,8 persen dan juga sebanyak 70 persen.  Sedangkan pada urutan yang selanjutnya, ada pilihan Jokowi dan juga Gatot dengan presentase sebesar 65,7 persen dan Jokowi-Wiranto dengan presentase sebesar 60,8 persen.

Sedangkan untuk pilihan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden untuk Prabowo, ada pasangan Prabowo  dan  Gatot yang ada pada  urutan kedua, yaitu dengan presentase sebesar  65,6 persen. Prabowo dan Anies  yang berada pada posisi di bawahnya, yaitu dengan 64,2 persen.

Dengan begitu Direktur Riset dan Data RTK, Rikola Fedri  menyimpulkan bahwa, pasangan calon wakil presidenAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan tokoh yang paling fleksibel apabila dirinya berpasangan dengan Jokowi maupun dengan Prabowo pada Pilpres pada tahun 2019 yang akan datang.

Politikus Partai Demokrat juga telah menilai bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menjadi calon wakil presiden yang sangat tepat dan sangat pas untuk mendampingi calon presiden yang ada. Bahkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga dianggap dapat mengerek elektabilitas sebab mewakili dari generasi muda.

Jika dilihat dari usia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini juga sudah cukup untuk menghadapi Pemilihan Presiden dan Calon wakil Presiden di tahun 2019 yang akan datang. Sebab di tahun depan usia dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan genap berusia 40 tahun. Dan itu sebagai syarat usia minimal untuk menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.

Menurut Politikus Partai Demokrat, setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY )berkeliling Pulau Jawa beberapa waktu lalu, banyak kader dari kalangan muda yang ikut mendukungnya atau mendorongnya untuk menjadi pemimpin, baik itu untuk menjadi calon presiden maupun untuk menjadi calon wakil presiden. Tak hanya itu, sejumlah survey juga telah menyebutkan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon wakil presiden yang potensial dan juga dinilai bisa menaikkan elektabilitas calon presiden  yang nantinya kan didampinginya.

Diketahui juga bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini  memang termasuk mantan personel  TNI Angkatan Darat dengan Mayor sebagai pangkat terakhir.  Agus Harimurti Yudhoyono telah mengundurkan diri dari TNI  supaya dapat menjadi calon Gubernur DKI Jakarta 2017 yang lalu.  Walaupun pada akhirnya AHY telah kalah di  dalam putaran yang pertama.

Saat ini AHY akan selalu melakukan safari politiknya pada bulan Ramadan. Survei Indikator Politik Indonesia yang juga baru merilis bahwa hasil surveinya telah menyatakan bahwa AHY unggul untuk mendampingi Jokowi di pilpres 2019 mendatang.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here