1 Truk Bom Disita dari Rumah Teroris Surabaya dan Sidoarjo

0
2374

Jakarta, namalonews.com- Rentetan ledakan bom di 3 gereja Surabaya dan Sidoarjo memang sudah dipersiapkan dengan matang dan sudah cukup lama. Setelah melalui penyelidikan dan penggeledahan rumah pelaku akhirnya polisi menyita sejumlah rangkaian bom sebanyak 1 truk.

“Barang tersebut untuk jadi barang bukti. Sekarang masih disimpan di Mako Brimob karena jumlahnya banyak,” kata Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera saat jumpa pers di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Satu truk bom tersebut terdiri dari ratusan rangkaian bom yang ditemukan dari rumah pelaku pengeboman, rumah para teroris yang ditangkap atau rumah kontrakan teroris yang telah dilumpuhkan polisi. Penemuan ini berawal saat Densus 88 menemukan satu koper berisi bom pipa yang jumlah keseluruhannya ada 54 bom, sebelumnya bom itu sudah dijinakkan.

Barung belum bisa memastikan jumlah bom yang disita dari kedua rumah teroris karena belum didisposal atau dijinakkan. Namun yang pasti 1 truk bom-bom tersebut sudah dibawa ke Markas Brimob Watu Kosek Mojokerto untuk didisposal. “Pengiriman tersebut sudah dilakukan sejak pukul 07.31 wib,” ujarnya.

Sebelumnya polisi telah meledakkan 3 bom dari puluhan bom yang ditemukan di rumah kontrakan bomber Polrestabes Surabaya,Tri Murtiono. Peledakan yang memiliki daya ledak rendah tersebut dilakukan di jalan di dekat rumah pelaku.

Sedangkan bom lainnya dibawa oleh petugas gegana dan brimob dengan menggunakan mobil penjinak bom ke lapangan latihan militer Kodim 0831 Surabaya Timur untuk diledakkan.

Saat penggeledahan, ternyata jumlah bom yang ditemukan di rumah kontrakan Tri lebih banyak dibandingkan yang ada di rumah Dita di Wonorejo.

Penulis: Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here