Amerika Bantu Ungkap Dalang di Balik Teroris

0
3778

Jakarta, namalonews.com- Rentetan kejadian terduga teroris akhir-akhir ini menghiasi pelbagai berita di media massa. Baik itu media massa elektronik maupun cetak. Di dalam negeri ramai diperbincangkan. Bahkan ide untuk merevisi undang-undang tentang terorisme ramai diperdebatkan.

Luar negeri, seperti pemerintah Amerika Serikat turut membantu Indonesia dalam penanggulangan masalah terorisme. Hal ini sudah cukup lama direalisasikan agar tercipta keadaan yang kondusif di setiap bangsa dalam menjalankan pemerintahannya.

“Amerika sudah kerja sama dengan negara Indonesia cukup lama. Dalam pemberantasan dan penanggulangan terorisme sudah berjalan bertahun-tahun,” ujar Erin Mckee, Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, di Semarang, Rabu, 16/05/2018 pada media.

Hal terkait disampaikan Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia saat jumpa pers tentang serah terima 8 pesawat helikopter Apache AH 64E di Pangkalan Udara Ahmad Yani, Semarang.

Pada kesempatan tersebut, Mckee menjelaskan bahwa kerja sama yang terbina antara negara Indonesia dengan Amerika Serikat tidak terjalin baru ini. Namun kerja sama ini telah dilakukan sejak lama. Dalam kerja sama ini, Amerika pun dengan gigih ikut menjalankan investigasi yang mendalam masalah siapa yang menjadi dalang intelektual di balik sering terjadinya aksi terorisme belakang ini.

“Kami berikan bantuan terkait investigasi, membantu Indonesia untuk ungkap siapa dalang di aksi teror,” ujar Mckee. Lebih lanjut beliau menegaskan pula bahwasanya pemerintah Amerika tidak melarang warganya dalam mengadakan perkunjungan ke Indonesia.

Sedangkan untuk kedutaan Amerika Serikat di Jakarta  maupun Konsulat Jenderal Amerika yang di Surabaya masih buka seperti biasanya, tidak terpengaruh aksi terorisme yang terjadi.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu dalam keterangnannya,  teroris adalah musuh nyata Indonesia saat ini. “Kita negara Indonesia, tidak ada musuh. Musuh kita adalah teroris, itu aja, yang lain kawan,” ujarnya pada media.

Terkait kerja sama Indonesia dengan Amerika, Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada kesempatan yang sama resmi menyerahkan 8 Helikopter Apache AH 64E buatan Amerika Serikat. Penyerahan pesawat tempur tersebut diserahkan secara simbolik kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang diwakili oleh Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono.

Dengan harapan semoga TNI memeliharanya dengan baik. Sehingga waktu guna lebih efesien dan efektif di pelbagai cuaca secara optimal.

Pesawat tempur tersebut mempunyai fitur yang canggih. Satu unit dibeli dengan harga Rp 576,2 miliat atau sekitar 41 juta dollar AS. Diharapkan dengan bertambahnya heli ini dapat memperkuat kedaulatan di wilayah NKRI.

Tambahan pesawat tempur canggih itu akan diletakkan di squadron 11/Serbu Semarang Pusat Penerbangan Angkatan Darat. Pembelian Heli Apache merupakan bagian dari kerja kemitraan strategis Indonesia dan Amerika Serikat. Juga dapat mendukung stabilitas keamanan maupun perdamaian di kawasan Indo Pasifik secara menyeluruh dan aman terkendali.

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here