Akun Jokowi Salah Twit

0
505

Jakarta, namalonews.com- Selain akun instagram, Presiden Jokowi juga memiliki akun Twitter  resmi yang dikelola oleh admin. Baru-baru ini, akun Twitter resmi Presiden Joko Widodo (@jokowi) mendadak ramai dibicarakan. Kenapa? Karena mengunggah cuitan tentang kelompok musik JKT48. Tidak lama kemudian, unggahan tersebut dihapus.

Atas kejadin tersebut, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, mengklarifikasi bahwa ada permasalahan di salah satu admin pengelola akun Twitter @jokowi. Kejadian salah twit tersebut mendapat tanggapan dari seorang pengamat media sosial.

Hariqo Wibawa Satria dari Komunikonten (Institut Media Sosial dan Diplomasi) menyatakan bahwa dirinya percaya tim media Presiden akan melakukan perbaikan. Dengan demikian, kejadian serupa tak terulang. Kemudian, Hariqo memberikan usulan kepada pihak twitter dan media sosial lainnya.

“Misalnya dengan kalimat ‘Apakah Anda yakin bahwa konten yang Anda unggah benar?’, atau ‘Apakah Anda yakin ini adalah akun Anda?'” ujar Hariqo menjelaskan.

Dengan demikian, jelas Hariqo, pengguna media sosial ada jeda waktu untuk mengecek apakah konten yang akan diunggah benar.

“Atau, jika ia admin akun seorang tokoh, ia punya waktu mengecek, apakah ini akun dia atau akun tokoh yang dia kelola,” imbuhnya.

Terlepas dari hal itu, Hariqo mengapresiasi langkah cepat dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, yang langsung meminta maaf dan mengambil tindakan.

“Mengakui kesalahan ini bagus, ketimbang menuduh jika akun yang bersangkutan dibajak atau menimpakan kesalahan kepada pihak lain”, ujar Hariqo.

Lebih lanjut, Hariqo menuturkan bahwa kesalahan unggah di media sosial oleh akun resmi bukan hanya dialami akun Twitter Jokowi. Dalam catatan Komunikonten, kata Hariqo, kesalahan unggah di media sosial oleh akun resmi terjadi beberapa kali pada November-Desember 2017.

Pada 3 Desember 2017, akun Twitter Kementerian Luar Negeri @Portal_Kemlu_RI pernah kedapatan menampilkan konten porno. Akun tersebut kemudian mengklarifikasi bahwa unggahan tersebut adalah spam.

Selanjutnya, akun twitter Sekretariat Kabinet @setkabgoid juga pernah salah unggah kutipan Presiden Jokowi. Akun Twitter @setkabgoid sempat diprotes karena menulis Presiden Jokowi meminta Nahdlatul Ulama menindak tegas ormas-ormas radikal dan intoleran.

Adapun yang tertulis adalah, “Kita sudah minta kepada jajaran NU agar tegas pada aliran radikal dan intoleran, apa pun organisasinya – Presiden,”  @jokowi.

Selain akun Twitter Jokowi, Hariqo juga mencatat kesalahan yang pernah terjadi pada akun twitter Kementerian Pertanian @Kementan yang mengunggah berita Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dan Ustaz Abdul Somad. “Ini juga sudah diakui sebagai kesalahan admin,” kata dia .

Penulis: Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here