RUU Anti-Terorisme Disahkan DPR

0
180

Jakarta, namalonews.com- Revisi Undang-Undang Terorisme akhirnya disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. DPR RI resmi men-sahkan hasil revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme. Sidang pengesahan RUU terorisme tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Senayan-Jakarta pada Jumat (25/5/2018).

“Apakah RUU tentang perubahan atas UU nomor 15 Tahun 2003 terkait penepatan Peraturan Pemerintah Pengganti UU nomor 1 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Terorisme disepakati untuk disahkan menjadi Undang-Undang?” tanya Hermanto yang diikuti kata setuju oleh peserta yang hadir.

UU itu disahkan usai seluruh fraksi dalam Rapat Pansus RUU Antiterorisme menyepakati definisi terorisme yakni rumusan alternatif dengan mencakupi motif ideologi, politik dan gangguan keamanan.

“Karena musyawarahnya lebih banyak di alternatif kedua. Meskipun, kami tetap berpandangan di alternatif satu tapi karena musyawarah, kita sepakat alternatif kedua,” kata anggota Pansus dari Fraksi PKB Muhammad Toha di Senayan-Jakarta pada Kamis (24/5/2018).

Disebutkan, RUU Antiterorisme sempat kendor dalam 2 tahun. Pembahasannya semakin didesak usai peristiwa terorisme yang terjadi beruntun di Depok, Surabaya, dan Sidoarjo.

Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat menegaskan akan mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang jika RUU Antiterorisme belum juga disahkan.

Sebelumnya, pada rapat Kamis (24/5), anggota pansus dari fraksi PKB Muhammad Toha menyebut fraksinya masih berpendapat bahwa sebaiknya definisi terorisme tanpa menyertakan frasa motif ideologi, politik dan gangguan keamanan. Namun, mayoritas fraksi menyepakati definisi terorisme dengan frasa tersebut, maka PKB pun harus menyetujui karena asa musyawarah mufakat.

Pun demikian terjadi terhadap PDIP yang dihadiri oleh Risa Mariska menyebut bahwa fraksinya menyetujui alternatif kedua dengan mempertimbangkan berbagai alasan. “Keputusan definisi fraksi kami mempertimbangkan berbagai hal, kami mengambil alternatif dua,” kata Mariska.

Penulis: Boni Ogur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here