Berita Terpanas: Isu Fadli Zon Selingkuh Di Panggung Politik

0
1546

Jakarta, namalonews.com- Fadli Zon memang tak pernah berhenti dari sensasinya. Waketum Gerindra ini membantah mentah-mentah beredarnya isu perselingkuhan dengan seorang wanita yang juga merupakan pengurus Partai Gerindra. Fadli menyatakan, bahwa isu itu sengaja diembuskan untuk membungkamnya.
“Itu banyak isu-isu lain yang dihantamkan ke saya, saya kira dalam rangka untuk membungkam saya supaya tidak mengkritik pemerintah,” kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis kemarin.
Wakil Ketua DPR RI ini membantah isu perselingkuhan sembari menuding ada pihak yang membungkamnya agar tak mengkritik pemerintah. Istana pun langsung mengklarifikasi.
Terang saja tudingan yang dilontarkan lawannya itu membuat panggung politik kian memanas. Sejumlah politisi menepis tudingan itu.
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily meminta Fadli tak main tuduh. Menurut Ace, tudingan itu tendensius.
“Sebagai politisi yang sudah kawakan, Pak Fadli tentu akan dapat mengatasi isu-isu seperti ini. Namun jangan pula Pak Fadli menuduh isu ini dimainkan dengan tujuan agar tidak mengkritik pemerintah,” kata Ace Kamis (24/5/2018).
“Tuduhan itu pun menurut saya tendensius,” ucap Ace.
Tak mau kalah dengan partai Golkar, PDIP juga menantang Fadli untuk menyebut nama yang dituduhnya itu. Fadli juga disarankan agar bisa menyeret masalah ini ke ranah hukum.
“Supaya clear, beliau bisa sebut nama dan bahkan bisa bawa ke polisi,” ujar Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Sundari.
Ketua DPP Hanura juga menyatakan hal yang serupa. Inas Nasrullah Zubir juga menepis tuduhan Fadli. Menurutnya, Fadli belum pernah mengkritik pemerintah.
“Apa yang mau dibungkam? Selama ini kan Fadli Zon belum pernah mengkritisi pemerintah, tapi ngoceh ngalor-ngidul sih iya,” kata Inas kepada wartawan.
Inas memiliki pandangan soal isu yang mendera Fadli. Menurutnya, sebaiknya Fadli tak berbicara soal urusan pribadinya jika tak ingin terkesan seolah mengumbar-umbar masalahnya.
“Tapi FZ (Fadli Zon) juga tidak perlu mengumbar masalah pribadinya di media, ini kan seolah-olah dia sendiri yang mengumbar masalah pribadinya untuk kepentingan politik. Karena itu, mana mau dia lapor polisi,” sebut Inas.
Selain itu, Ketua DPP Partai NasDem juga menanggapi Irma Suryani Chaniago, Fadli hanya tinggal memaparkan data atau bukti untuk menjawabnya andai isu perselingkuhan itu palsu. Menurut Irma, tuduhan Fadli itu malah menjadikannya terlihat seperti orang panik.
“Ha… ha…, biasa, panik kali. Kalau nggak bener, jawab by data saja,” ujar Irma.
Sementara itu, Fadli Zon sendiri mendapat dukungan dari rekanya di Gerindra. Waketum Gerindra Edhy Prabowo berharap supaya Fadli tetap tegar menghadapi isu tersebut.
“Saya hanya minta Pak Fadli tidak usah gentar, tetap maju dan tegar menghadapi ini semua,” ujar Edhy di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Sebelumnya, Fadli menegaskan bahwa isu itu hoax alias palsu. Meminjam frasa yang digunakan Rocky Gerung, Fadli Zon menyebut bahwa pembuat hoax itu sebagai ‘Pusat Hoax Nasional’.
“Ya sudah pasti lawan politiklah. Dari pusat hoax nasional kalau istilahnya Rocky Gerung, pusat hoax nasional,”
Fadli sendiri juga menyebut isu itu diembuskan oleh pihak yang ingin membungkam dirinya. Disamping isu selingkuh, katanya, banyak isu lain yang juga ditujukan kepadanya.
Waketum Gerindra Fadli Zon menuding isu perselingkuhannya dimainkan oleh lawan politiknya. PPP mengingatkan Fadli supaya tidak menyeret-nyeret orang lain.
“Itu tuduhan tak berdasar. Jika ada persoalan pribadi, sebaiknya tidak nyamber ke mana-mana yang tidak ada hubungannya,” kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi.
Menurut Awiek, sapaan akrab Baidowi, Fadli tak perlu bereaksi berlebihan. Jika memang kabar perselingkuhan itu tak benar, Fadli bisa memberikan klarifikasi dan punya hak melaporkan pihak yang memviralkan isu tersebut kepada yang berwajib.
“Seandainya isu itu tidak benar ya, tinggal klarifikasi, tanpa harus menuduh pihak lain, apalagi dikaitkan dengan politik,” ujar Awiek.
“Begitu pun seandainya isu itu benar, itu menjadi risiko sendiri yang juga tak perlu menyeret-nyeret pihak lain yang tak ada kaitan sama sekali,” imbuh dia.
Kabar liar yang tersebar tentang isu selingkuh itu menyebar melalui tulisan di sejumlah situs maupun blog sejak awal Mei 2018. Bahkan isu ini juga menyebar di YouTube.
Sebelumnya, Anggota Majelis Kehormatan Gerindra Habiburokhman juga mengaku bahwa dirinya baru mendengar isu itu. Habiburokhman menyatakan isu itu belum tentu benar dan bisa jadi fitnah.
Sandiaga Uno selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra juga menyatakan keraguannya perihal isu itu. Dia tahu betul bahwa Fadli dan istrinya hubungannya baik-baik saja.
“Saya baru tahu ini. Tapi saya percaya Pak Fadli, saya kenal Pak Fadli sama istrinya baik. Saya harapkan ini merupakan ujian buat beliau,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/5).
“Jadi sekali lagi itu cara cara PKI untuk melakukan pembunuhan karakter. Itu hoax dan fitnah. Kan kasihan, ada keluarga, ada anak segala dibawa-bawa, itu jelas fitnah,” tegas Fadli.
Fadli menyebut bahwa penyebar isu selingkuh tidak jelas. Langkah hukum juga akan dipertimbangkannya.
“Ya sekarang manusianya aja tidak jelas, sumbernya tidak jelas, namanya hoax, fitnah, terus kita mau mengadukan ini? Pasti saya sedang inventarisir dan pasti akan saya ambil langkah-langkah hukum,” sebut Fadli.
Fadli juga menegaskan bahwa dia tak melakukan perselingkuhan. “Ya memang nggak ada (selingkuh). Mereka cuma berusaha untuk mencari cara agar saya diam dan bungkam, agar saya tidak berteriak. Tapi yang kasihan, ada anakdan keluarga  segala dibawa bawa, itu jelas sebuah fitnah,” sesal Fadli.
Ketua DPP Gerindra Habiburokhman siap mengambil upaya hukum jika diperintah Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Apabila Fadli Zon merasa difitnah soal isu perselingkuhan, Habiburokhman siap melapor ke Bareskrim untuk dugaan fitnah.
“Saya ini prajuritnya Gerindra, tinggal nunggu perintah Pak Fadli Zon kalau yang bersangkutan merasa itu fitnah, tentu akan dilakukan langkah hukum. Anytime Pak Fadli Zon perintahkan saya, saya akan meluncur ke Bareskrim Polri melaporkan dugaan tindak pidana fitnah,” katanya di Hotel Ibis Menteng, Jakarta Pusat.
Habiburokhman mengatakan langkah hukum merupakan cara yang elegan dalam kasus ini. Namun dirinya masih menunggu perintah Fadli Zon.
Terkait hal ini, pihak Istana langsung memberikan klarifikasi. Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi, Ali Mochtar Ngabalin menyatakan bahwa itu tidak benar.
“Pasti nggaklah, baik dari Istana maupun kami-kami nggaklah, urusan sangat pribadilah, tidaklah itu, mudah-mudahanlah cepat selesai,” Kata dia.
Ngabalin menambahkan berpolitik itu mesti beradab. “Orang berpolitik harus beradab dalam berpolitik, pasti kami tak urus hal yang begitu,” ujarnya.
Ngabalin juga merespons pernyataan Fadli Zon yang menyebut ‘fitnah’ itu dimainkan Pusat Hoax Nasional. “Nggaklah, pasti baik dari Istana, pemerintah, maupun dari KSP, kami-kami, nggaklah, habis energi kami kalau urus yang begitu. Banyak urusan pemerintah, banyak urusan rakyat,” katanya.

Penulis: Sulis Sutrisna/ Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here